Setelah diberlakukannya uji coba perluasan sistem ganjil-genap di sejumlah ruas di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim kondisi udara di ibu kota mulai membaik.
SETELAH diberlakukannya uji coba perluasan sistem ganjil-genap di sejumlah ruas di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim kondisi udara di ibu kota mulai membaik.
"Data hasil pemantauan, kualitas udara di dua SPKU setelah uji coba ganjil-genap selama satu minggu kemarin, ada penurunan polusi udara dengan rata-rata 18,9%, " kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andono Warih dalam keterangannya, Jakarta, Selasa .Ia menjelaskan, perbaikan kualitas udara mulai terjadi tujuh hari setelah diberlakukannya perluasan ganjil genap. Sebelumnya, konsentrasi udara di DKI paling tinggi mencapai 75,05 ug/m3 dan paling rendah 54,9 ug/m3.
Menurutnya, setelah sepekan ganjil-genap diberlakukan, berdasarkan alat ukur PM 2,5 milik Pemprov DKI Jakarta konsentrasi udara paling tinggi mencapai 63,43 ug/m3. Kenaikan signifikan terjadi tiga hari setelah uji coba ganjil genap dengan kadar partikel 42,37 ug/m3. "Alat ukur PM 2,5 itu menunjukkan ada perbaikan, artinya konsentrasi partikel di udara lebih kecil setelah ganjil genap," sebutnya.
Ia mengaku tidak memiliki target ukuran indeks kualitas udara di Jakarta, namun demikian ia optimistis kualitas udara di DKI terus membaik seiring berlakunya perluasan ganjil genap.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
ISIS Klaim Dalang Serangan Resepsi Pernikahan di AfganistanSerangan bom bunuh diri di sebuah resepsi pernikahan di Afganistan menewaskan 63 orang dan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
Baca lebih lajut »
AS Klaim Bertekad Keras Akhiri Perang DagangPenasihat Ekonomi Presiden Donald Trump Larry Kudlow mengatakan pihaknya punya tekad keras untuk segera mengakhiri perang dagang dengan China.
Baca lebih lajut »
ISIS Klaim Bom Pernikahan Afghanistan, 63 Orang TewasKelompok militan ISIS mengklaim sebagai dalang di balik bom bunuh diri di pesta pernikahan di Afghanistan yang menewaskan 63 orang pada Minggu (18/8).
Baca lebih lajut »
Klaim Belum Dibayar, Pengadaan Obat di RSUD Cibabat TerganggRSUD mengusahakan mencari dana talangan.
Baca lebih lajut »
Klaim Serangan ISIS di Kabul Disebut Terkait Rekonsiliasi ASSerangan bom saat pesta pernikahan di Kabul menewaskan sedikitnya 63 orang.
Baca lebih lajut »
Polisi dan Demonstran Hong Kong Saling Klaim Menjadi KorbanKian terlihat polisi dan demonstran coba untuk menarik perhatian dunia internasional dan sama-sama mengklaim kalau mereka...
Baca lebih lajut »