Secara kumulatif Gubernur Jatim sebut warga yang dirawat 28.551 pasien
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Provinsi Jawa Timur memaparkan saat ini sebanyak 4.864 pasien atau 17,03 persen sedang dalam perawatan akibat terpapar COVID-19. "Situasi COVID-19 di Jatim, secara kumulatif mencapai 28.551 pasien, sedangkan yang dirawat 4.864 orang," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Selasa .
Khusus hari ini per pukul 16.00 WIB, ada tambahan kasus baru sebanyak 312 orang dinyatakan positif COVID-19, sedangkan 377 orang sembuh dan 18 orang meninggal dunia. Menurut Khofifah, dengan kerja keras dan dedikasi semua pihak, diharapkan Jatim segera bangkit dan merdeka dari pandemi COVID-19. Sementara itu, untuk meningkatkan pencapaian, baik di bidang kesehatan maupun ekonomi, orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut menegaskan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas kesehariannya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Khofifah: Jatim Bertekad Merdeka dari Covid-19 |Republika OnlineJika protokol kesehatan dianggap sepele, Jatim akan sulit merdeka dari Covid-19
Baca lebih lajut »
Sekolah Jenjang SMA/SMK di Jatim Dibuka Besok, Kecuali Surabaya dan SidoarjoKegiatan belajar di sekolah itu akan dilakukan di semua wilayah di Jatim, kecuali Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.
Baca lebih lajut »
Sekolah di Jatim Dibuka Lagi Besok, Kecuali Surabaya-SidoarjoUji coba kegiatan belajar mengajar secara tatap muka jenjang SMA/SMK di Jawa Timur akan dimulai kembali pada Selasa (18/8).
Baca lebih lajut »
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 Agustus 2020Berikut ini update data kasus Covid-19 untuk provinsi Jatim, DIY, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalbar, Kalsel.
Baca lebih lajut »
Kasus Baru COVID-19 di Jatim 488, Pasien Sembuh 368Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur bertambah 488 kasus. Sementara pasien sembuh bertambah 368.
Baca lebih lajut »