Meski tak melarang masyarakat datang ke Jakarta, Pemprov DKI meminta agar pendatang baru harus punya pekerjaan dan tempat tinggal jelas.
Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan perhatian serius terhadap banyaknya pendatang baru yang kerap terjadi pasca-arus mudik Lebaran Idul Fitri.
BACA JUGA: Sebut Lebih Parah dari Jakarta, Nana Mirdad Protes Tiap Hari Kena Macet ke Pemprov Bali BACA JUGA: Simak 26 Titik Ganjil Genap Jakarta yang Berlaku Hari Ini Jumat 28 April 2023 Baca Juga Namun, Budi tak merinci kawasan kumuh yang kerap menjadi pilihan tempat tinggal bagi para pendatang tersebut.
"80 persen SLTA ke bawah pendidikannya. 40-50 persen yang datang berpenghasilan rendah. Kebanyakan mereka adalah wanita," ujar Budi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemprov DKI Jakarta Pastikan Meniadakan Operasi Yustisi Usai Libur Lebaran 2023Kadis Disdukcapil DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan Pemprov DKI tidak akan melakukan operasi yustisi kependudukan usai berakhirnya masa libur lebaran 2023.
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Catat Jumlah Sampah di Jakarta Menurun Selama LebaranTren jumlah sampah yang dikirim dari Jakarta ke tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Bantargebang menurun saat hari H dan H+1 lebaran.
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Jakarta Anggarkan Rp1,7 M Benahi RPTRA Kalijodo yang Tak TerawatSebelumnya, eks Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyoroti kondisi RTH RPTRA Kalijodo yang tak terawat.
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Jakarta Temukan Pendatang Jadi Pemulang Lalu Dipulangkan ke Daerah Asal |Republika OnlinePj Heru Budi berharap pendatang yang ke Jakarta sudah memiliki pekerjaan yang pasti.
Baca lebih lajut »
Pendatang Baru usai Lebaran, Pemprov DKI: Daya Tampung Jakarta sudah OverPendatang Baru usai Lebaran, Pemprov DKI: Daya Tampung Jakarta sudah Over TempoMetro
Baca lebih lajut »