DLH DKI Jakarta berencana menambah lokasi parkir dengan tarif disinsentif atau tarif tertinggi bagi mobil yang belum lolos uji emisi.
"Akan ada perencanaan penambahan lokasi parkir yang terintegrasi uji emisi," kata Humas DLH Yogi Ikhwan kepadaMenurut Yogi, akan tersedia tiga kantong parkir baru dengan tarif disinsentif.
"Menurut informasi dari UP Parkir , rencana ada tiga tempat penambahan, yaitu Samsat Timur, Samsat Utara, dan Pelabuhan Kaliadem," ujar dia.Kendaraan di Jakarta Harus Lolos Uji Emisi agar Tak Kena Tarif Parkir Mahal, Masa Berlakunya 1 Tahun Namun, sejauh ini belum ada informasi berkait kapan penambahan lokasi parkir bertarif disinsentif itu akan diterapkan.
Dalam Peraturan Gubernur No. 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, tertulis bahwa mobil yang telah lolos uji emisi akan dikenakan tarif parkir sebesar Rp 4.000 per jam. Sedangkan yang belum lolos dikenakan tarif sebesar Rp 7.500. "Sosialisasi pertama dari lahan parkir bertarif tinggi itu dilakukan pada Maret 2021 dan mulai diterapkan sebulan setelahnya di bulan April 2021," jelas Yogi.Saat sistem ini pertama diluncurkan, terdapat enam lokasi dan tahun berikutnya bertambah lima lokasi.Lokasi 11 lahan parkir di DKI Jakarta dengan penerapan tarif disinsentif adalah:
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
DPRD Minta DKI Fokus Bangun Park and Ride di Perbatasan JakartaDPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta fokus membangun park and ride di perbatasan Ibu Kota.
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Jakarta Desak JakPro Segera Tentukan Mitra untuk Proyek ITF SunterPemerintah Provinsi DKI Jakarta, mendesak PT Jakarta Propertindo (JakPro), mempercepat proses pemilihan mitra untuk pengerjaan proyek pengelolaan sampah ITF Sunter Jakut.
Baca lebih lajut »
Kurangi Kemacetan, Pemprov DKI Jakarta Bikin 10 Jalan TembusDinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta rencananya akan membangun 10 jalan tembus di beberapa titik di wilayah DKI Jakarta sebagai solusi kemacetan.
Baca lebih lajut »
Jokowi Minta ITF Sunter Diselesaikan, Pemprov DKI Jakarta Beberkan AlasannyaAsep Kuswanto membeberkan cerita perihal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta agar proyek pengolahan sampah Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara diselesaikan.
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI: Jumlah Pendatang di Jakarta Capai 151.752 Pada 2022Jumlah pendatang di DKI Jakarta terus mengalami pertumbuhan, pada 2022 tercatat sebesar 151.752 pada 2022.
Baca lebih lajut »
2024, DKI Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Bahan Bakar Hijau di RorotanPemprov DKI Jakarta berencana membangun fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar hijau di Rorotan.
Baca lebih lajut »