Pemerintah Kota Mataram, menunggu koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, terkait dengan rencana evakuasi warga NTB di Wamena, Papua yang ...
Mataram - Pemerintah Kota Mataram, menunggu koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, terkait dengan rencana evakuasi warga NTB di Wamena, Papua yang mengungsi akibat kerusuhan di daerah tersebut.
"Dengan demikian, kami sifatnya koordinasi dan menunggu informasi dari pemerintah provinsi agar apa yang dilakukan terhadap semua warga NTB di Wamena penanganan sama," katanya. "Siapa tahu mereka bukan orang terlantar, melainkan PNS, pengusaha, transmigrasi atau lainnya, sebab mereka sudah memiliki kartu tanda penduduk di sana," katanya.
Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram Lalu Martawang sebelumnya mengatakan, hal itu menjadi bagian masalah yang dipikirkan bersama.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pasca Rusuh Wamena, Wings Air Tak Parkir di Bandara WamenaLion Air Group memutuskan tidak memarkirkan pesawat Wings Air di Bandara Wamena menyusul kerusuhan yang terjadi sejak pekan lalu.
Baca lebih lajut »
Muhammadiyah Minta Pemerintah Lindungi Warga di WamenaNegara wajib hadir dalam melindungi seluruh bangsa dan tumpah darah Indonesia.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Harus Optimal Lindungi Warga di WamenaSementara Warga di Papua diharapkan bisa saling menjaga.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Buka Akses Internet di WamenaPemerintah pagi ini kembali membuka akses internet di Wamena dan titik lainnya di Jayapura, sehingga telekomunikasi di wilayah Papua kini telah pulih.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Buka Pemblokiran Internet di WamenaPembukaan kembali layanan data internet dilakukan setelah mempertimbangkan situasi dan kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Wamena telah pulih dan normal.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Buka Kembali Layanan Internet Setelah Kerusuhan di WamenaLayanan internet dibuka setelah aksi unjuk rasa dan kerusuhan massa yang dipicu oleh informasi hoaks dan ujaran kebencian di Wamena. Wamena
Baca lebih lajut »