Pemkot Medan Ancam Tutup RS Tagih Biaya Pasien COVID-19 |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Pemkot Medan Ancam Tutup RS Tagih Biaya Pasien COVID-19 |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 63%

Biaya perawatan pasien COVID-19 di rumah sakit ditanggung Kemenkes.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Pemerintah Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, mengancam akanakan memberikan tindakan tegas berupa penutupan atau pencabutan izin bagi rumah sakit yang meminta biaya perawatan terhadap pasien COVID-19. Biaya perawatan pasien COVID-19 di rumah sakit sepenuhnya ditanggung oleh Kementerian Kesehatan RI.

"Kalau nanti rumah sakit masih ada yang minta minta uang, kami berikan teguran. Kalau masih seperti itu, kami tutup saja. Tidak bagus seperti itu, malah menyulitkan masyarakat," kata Wali Kota Medan Bobby Nasution, usai meninjau pelaksanaan isolasi lingkungan di Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Kamis .

Untuk itu, ia meminta kepada seluruh masyarakat segera melaporkan apabila menemukan rumah sakit yang secara sengaja menagih biaya perawatan pasien COVID-19."Saya sampaikan kepada masyarakat, kalau ada rumah sakit yang minta biaya untuk penanganan COVID-19, jangan mau. Laporkan ke kami," katanya. sumber : AntaraBACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kemenkes Putuskan Warga Tak Punya NIK Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19Kemenkes Putuskan Warga Tak Punya NIK Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memutuskan bahwa warga yang belum memiliki nomor induk kependudukan (NIK) tetap dapat menerima vaksinasi Covid-19. TempoNasional
Baca lebih lajut »

Mantan Menkes Nila Moeloek dan Suaminya Terpapar Covid-19, Kemenkes Minta Doa dari Masyarakat - Tribunnews.comMantan Menkes Nila Moeloek dan Suaminya Terpapar Covid-19, Kemenkes Minta Doa dari Masyarakat - Tribunnews.comLantaran faktor usia dan memiliki komorbid, Nila dan suaminya harus menjalani perawatan di RS Ciptomangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Baca lebih lajut »

Kemenkes: Tren Rawat Inap Pasien Covid-19 Meningkat di Luar Jawa-BaliKemenkes: Tren Rawat Inap Pasien Covid-19 Meningkat di Luar Jawa-BaliSejumlah provinsi mencatatkan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit lebih dari 80 persen baik untuk ruang isolasi dan ICU.
Baca lebih lajut »

Kemenkes Sebut Pasien Rawat Inap Akibat COVID-19 di Luar Pulau Jawa-Bali MeningkatKemenkes Sebut Pasien Rawat Inap Akibat COVID-19 di Luar Pulau Jawa-Bali MeningkatPasien COVID-19 yang menjalani rawat inap di luar Pulau Jawa dan Bali meningkat dalam sepekan terakhir.
Baca lebih lajut »

Kemenkes Pastikan Stok Vaksin COVID-19 Cukup untuk Permintaan DaerahKemenkes Pastikan Stok Vaksin COVID-19 Cukup untuk Permintaan DaerahBerdasarkan laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), total kedatangan vaksin COVID-19 di Indonesia hingga Selasa, 3 Agustus berjumlah 179,4 juta dosis.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 12:13:37