Pemkot Bogor harus menyiapkan anggaran internet sekitar Rp 1,5 miliar
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR--Pemerintah Kota sedang menyiapkan skema memasang pemancar internet atau wifi untuk membantu warga khususnya dalam melakukan pembelajaran jarak jauh . Pasalnya, tak semua masyarakat mampu memenuhi kuota jaringan internet. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjelaskan banyak menerima keluhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kuota. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 banyak warga yang terdampak secara ekonomi.
"Kita akan lakukan apa yang belum pusat lakukan, yaitu memastikan infrastruktur IT cukup di Kota Bogor," jelas Bima. "Kalo per kelurahan anggaran lebih murah, cuman secara sosial distancing dan jarak tempuh anak sekolah kan jauh dan malah berkerumun," ucap Rahmat. "Kalo sudah ada wifi kan pemanfaatannya bisa untuk ekonomi dan pendidikan. Misalnya ada produk A, B, atau C di wilayah itu bisa dipasarkan secara online," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemkot Bogor Diharapkan Menata Keberadaan PKLKeberadaan bangunan liar tersebut tidak hanya mengganggu kebersihan, keindahan dan pemandangan yang menutupi ruko tetapi juga sudah mengganggu ketertiban serta berpotensi menimbulkan kerawanan masalah keamanan.
Baca lebih lajut »
Pelaku Usaha Ruko Warung Jambu Harapkan Bantuan Pemkot BogorKeberadaan PKL dinilai menganggu aktivitas Ruko di kawasan Warung Jambu, Bogor.
Baca lebih lajut »
Bapenda Kota Bogor Siap Layani Pembayaran Pajak Via QRIS |Republika OnlineDi era pandemi Covid-19, penggunaan QRIS menekan potensi penularan.
Baca lebih lajut »
Pemkot Surabaya: Silakan Menilai, yang Jelas Kita Warnanya Sudah HijauIrvan menjelaskan, perubahan status zona hijau itu berdasarkan kajian dari pakar epidemiologi yang diterima Pemkot Surabaya.
Baca lebih lajut »
Pemkot Bandung Kehilangan Rp 30 M dari Pajak Hiburan |Republika OnlinePemkot Bandung memasang target nol dari pajak hiburan selama lima bulan terakhir.
Baca lebih lajut »
Dewan Pendidikan Ingatkan Pemkot Surabaya Hati-hati Soal Sekolah Tatap Muka'Saya kira untuk sampai keputusan itu Pemkot harus super hati-hati. Dan banyak hal yang harus dipertimbangkan,' kata Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur Prof Akhmad Muzakki. Sekolah Surabaya
Baca lebih lajut »