Hajatan boleh digelar asalkan menerapkan protokol kesehatan Covid-19
REPUBLIKA.CO.ID, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah mengizinkan penyelenggaraan hajatan. Hajatan boleh digelar dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan seiring dengan adanya uji coba penerapan tatanan hidup normal baru.
Kendati demikian masyarakat harus tetap mematuhi batasan-batasan dan aturan yang harus dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Antara lain seperti memakai masker, jaga jarak, ukur suhu badan, dan penyediaan tempat cuci tangan. Adapun ketentuan Khusus yang harus dipenuhi bagi penyelenggara hajatan dan pentas seni antara lain mengajukan izin pada unsur pemerintah desa selaku Gugus Tugas COVID-19 dan izin penyelenggaraan keramaian pada kepolisian setempat.
"Kemudian jumlah undangan juga dibatasi, jam kunjungan tamu diatur maksimal 30 persen dari kapasitas ruangan hajatan agar tidak terjadi penumpukan. Kami juga berpesan hindari untuk melakukan jabat tangan secara langsung," terangnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemkab Gunung Kidul Izinkan Pengelola Wisata Lakukan Uji CobaPemkab Gunung Kidul, DIY, mempersilakan pengelola wisata melakukan uji coba pembukaan destinasi wisata untuk umum dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat
Baca lebih lajut »
Kasus Positif Korona Muncul Lagi, Pemkab Kuningan Berlakukan PSBMSelama masa PSBM pelaksanaan swab massal juga akan ditingkatkan untuk mengetahui peta sebaran Covid-19 di kabupaten Kuningan.
Baca lebih lajut »
Siloam-Link Net Sumbang 1.000 RT Kit ke Pemkab Tangerang |Republika OnlinePemkab Tangerang mengaku aktif lakukan rapid test di pasar tradisional
Baca lebih lajut »
Pemkab Serang-Polri Perkuat Program Kampung Tangguh |Republika OnlineMenciptakan lingkungan yang kondusif perlu sinergi semua pihak
Baca lebih lajut »
Pemkab Banyumas Siapkan Skenario Antisipasi Pasien Covid-19 Membeludak Usai Tes Swab MassalPemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan skenario untuk mengantisipasi penambahan pasien virus corona (Covid-19).
Baca lebih lajut »