Pemerintah India Hapus Sejarah Muslim dari Buku Teks Sekolah Federal |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Pemerintah India Hapus Sejarah Muslim dari Buku Teks Sekolah Federal |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 28 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 63%

Akademisi berpendapat penghapusan ini mencerminkan pandangan nasionalis Hindu.

“Muncul pertanyaan, mengapa Mughal dikeluarkan dari silabus dan mengapa mereka mempertahankan raja-raja Vijayanagara?” tanya Mridula Mukherjee, penulis bukuDilansir dariSabtu , buku teks baru itu juga menghapus penyebutan Menteri Pendidikan pertama India Maulana Azad, seorang pemimpin Muslim yang berjuang untuk kemerdekaan India dari Inggris. Siswa juga tidak akan melihat kerusuhan anti-Muslim pada 2002, di bawah pengawasan Perdana Menteri Narendra Modi. Saat itu, sekitar 2.

Muslim adalah kelompok agama minoritas terbesar di India dan telah mengalami peningkatan kekerasan terhadap mereka mulai dari penghancuran rumah, hukuman mati tanpa pengadilan, dan penahanan. Dewan Nasional Penelitian dan Pelatihan Pendidikan , organisasi yang dikelola pemerintah di bawah Kementerian Pendidikan federal, mengawasi penghapusan buku teks. Pada konferensi pers, Direktur NCERT Dinesh Prasad Saklani membela penghapusan itu perlu dilakukan. Ia mengklaim bahwa gangguan pandemi menuntut pengurangan beban kerja di ruang kelas.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Luhut Beberkan Rencana Pembangunan Terminal LNG Bali, Kajian Libatkan PLN dan AkademisiMenteri Luhut Pandjaitan menyatakan bakal mengkaji rencana pembangunan terminal LNG di perairan Serangan / Sidakarya, Bali.
Baca lebih lajut »

BKAD Tegaskan Gedung Warenhuis Sebagai Aset Pemko MedanBKAD Tegaskan Gedung Warenhuis Sebagai Aset Pemko MedanBadan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan bahwa tanah dan gedung Warenhuis di Jalan Hindu, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat adalah mutlak sebagai aset Pemko Medan.
Baca lebih lajut »

Apa Itu Pagu Utang Pemerintah AS? Begini PenjelasannyaApa Itu Pagu Utang Pemerintah AS? Begini PenjelasannyaPagu utang pemerintah AS telah menjadi isu politik yang eksplosif dan berpotensi mengguncang pasar keuangan. Apa sebenarnya pagu utang ini?
Baca lebih lajut »

China Geser India Jadi Importir Batu Bara Terbesar DuniaChina Geser India Jadi Importir Batu Bara Terbesar DuniaChina telah menggeser India sebagai importir utama batubara termal Australia tingkat rendah
Baca lebih lajut »

Potret Padatnya Penduduk India yang Bakal Kalahkan ChinaPotret Padatnya Penduduk India yang Bakal Kalahkan ChinaFOTO PBB menyatakan India akan menyalip China sebagai negara terpadat di dunia. Populasi di India mencapai 1,422 miliar orang! Begini potret kepadatannya.
Baca lebih lajut »

Terkini: Kemenhub Sebut 50 Persen Kendaraan Pemudik Belum Kembali ke Jakarta, Pemerintah Turunkan DMO SawitKemenhub mencatat hingga Kamis hari ini , masih ada sekitar 55,8 persen kendaraan yang belum kembali ke Jakarta melalui Tol Trans Jawa.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 17:07:02