Apresiasi yang adil semestinya diberikan pada pemerintah yang telah sekuat tenaga bekerja keras memenuhi pangan rakyat Indonesia.
JELANG Hari Pangan Sedunia yang digelar pada Rabu dan bertepatan tanggal 6 Oktober dengan tema nasional 'Teknologi Industri Pertanian dan Pangan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045' serta akhir periode pemerintahan Presiden Joko Widodo periode pertama, banyak sekali bermunculan pendapat mengenai sektor pangan dan pertanian.
“Jika ada yang berpikir pemerintah tidak perlu campur tangan atau ambil alih tugas petani, kita harus pahami selama ini petani merupakan kaum marjinal dan sangat membutuhkan perlindungan pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah hadir bagi mereka selama lima tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla,” paparnya.
“Terlebih lagi, hingga hari ini tidak ada gejolak stok beras. Gudang Bulog pun penuh. Stoknya 2,5 juta ton, bahkan harus sewa gudang karena masih terus terjadi panen, dan Bulog membelinya. Tengoklah ujung timur Indonesia, Merauke,” jelas Kuntoro. Bahkan menurut data yang dirilis BPS per 1 Oktober 2019, harga pangan pada September 2019 mengalami deflasi sebesar 1,97%. Kondisi ini lagi-lagi menunjukkan bahwa produksi pangan dalam negeri terus membaik untuk memenuhi permintaan pangan yang terus meningkat.
Nilai Tukar Usaha Pertanian naik 0,02%, dari 113,29 menjadi 113,31. Indikator lainnya yang diungkap BPS, yaitu indeks harga yang diterima petani pun naik 0,14% yang berarti petani makin menikmati hasil jerih payah pertanian. Jadi, penurunan jumlah orang miskin di desa dua kali lipat dibanding di kota. Angka kemiskinan hanya satu digit, dan terendah sejak 1998. Semuanya diraih dengan kerja keras pemerintah untuk rakyat. “Upaya penggiringan opini kegagalan pemerintah mengurusi pangan, bukan hal yang aneh saat ini. Kami sadar seberapa pun kerasnya upaya pemerintah, tidak akan memuaskan semua pihak, utamanya pihak yang 'urusannya' terganggu dengan upaya keras pemerintah untuk petani.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
YESS Hadir untuk Lahirkan Wirausaha Milenial Sektor PertanianKementerian Pertanian (Kementan) kian serius untuk melahirkan wirausaha milenial
Baca lebih lajut »
Universal Monsters hadir di Museum Natural History Los AngelesMonster-monster dari Universal Studio bukan hanya akan tampil dalam film The Invisible Man yang akan tayang pada 28 Februari 2020 melainkan juga akan ...
Baca lebih lajut »
Sandiaga Uno Pastikan Hadir dalam Pelantikan Jokowi-Ma'rufSandiaga Uno akan hadir dalam acara pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan.
Baca lebih lajut »
Seluruh Jajaran Kesbangpol Harus Hadir, Ada Bu MegawatiMendagri Tjahjo Kumolo dijadwalkan akan memberikan penghargaan kepada Badan/Kantor Kesbangpol seluruh Indonesia. BadanKesbangpol
Baca lebih lajut »
Komik 'Sri Asih' versi baru akan hadir di WebtoonVersi baru karakter jagoan "Sri Asih" akan dihadirkan dalam format komik dan akan dipublikasikan melalui layanan publikasi Webtoon paling lambat ...
Baca lebih lajut »
Komik Asli Indonesia, Balpil dan Bhinnekaz Hadir dalam Versi Bahasa InggrisBalpil dan Bhinnekaz memiliki konsep karakter dan superhero yang dibuat berdasarkan keberagaman dan hewan fauna khas Indonesia.
Baca lebih lajut »