Pemerintah Dukung Pembentukan Induk Perusahaan dan Transisi Energi PLN
Dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi juga meminta jajarannya untuk berkoordinasi membangun sebuah platform untuk mendukung PLN melaksanakan mekanisme transisi energi.
"Presiden meminta supaya para menteri berkoordinasi membangun sebuah platform yang waktu itu sudah diluncurkan oleh Bapak Presiden di G20. Ada komitmen USD 20 miliar," katanya. Dalam kesempatan lebih awal sebelum mengikuti rapat tersebut, Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury menyampaikan bahwa pembentukan holding dan subholding PLN memang masih membutuhkan dukungan penuh dari sedikitnya 12 kementerian.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Apresiasi Pengguna PLN Mobile, PLN Bagikan Ratusan Hadiah Gelegar CuanDalam acara yang digelar di Benteng Vastenburg, Kota Solo pada Sabtu, (28/1) tersebut, ratusan pelanggan setia PLN Mobile membawa pulang hadiah.
Baca lebih lajut »
Pencurian Listrik Masih Marak, PLN Selamatkan Potensi Kerugian Rp 350 M |Republika OnlineSetiap 100 persen energi listrik yang disalurkan, PLN kehilangan sekitar 6,5 persen.
Baca lebih lajut »
Subsidi Energi 2023 Rp 209,9 T, ESDM: Rp 139,4 T untuk BBM dan LPG, Rp 70,5 untuk ListrikKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tetap menggelontorkan subsidi energi untuk tahun 2023.
Baca lebih lajut »
Pemerintah pertahankan subsidi energi untuk jaga daya beli masyarakatPemerintah pertahankan pemberian subsidi energi di tengah krisis energi global pada 2023 untuk menjaga daya beli masyarakat dan daya saing industri dalam upaya pemulihan ekonomi.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Pertahankan Subsidi Energi untuk Jaga Daya Beli MasyarakatPemerintah mempertahankan pemberian subsidi energi di tengah krisis energi global pada 2023 untuk menjaga daya beli masyarakat dan daya saing industri guna mendukung pemulihan ekonomi.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Pertahankan Subsidi Energi untuk Jaga Daya Beli Masyarakat |Republika OnlinePemerintah telah menetapkan target subsidi energi sebesar Rp 209,9 triliun.
Baca lebih lajut »