Saham Apple turun setelah Beijing membatasi penggunaan iPhone.
- Pembatasan penggunaan iPhone pada staf pemerintah oleh China yang semakin meluas menimbulkan kekhawatiran di kalangan anggota parlemen AS.
Saha Apple turun lebih dari 3 persen dan berada di jalur penurunan terburuk dalam dua hari sejak November., hal itu terjadi setelah berita bahwa Beijing mengatakan kepada karyawan di beberapa lembaga pemerintah pusat dalam beberapa minggu terakhir untuk berhenti menggunakan ponsel Apple mereka di tempat kerja.
Pemasok Apple, Qualcomm, salah satu perusahaan AS dengan kehadiran terbesar di China, anjlok hampir 7 persen dan memimpin kerugian di antara perusahaan-perusahaan teknologi besar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Dampak Karhutla, Kualitas Udara di Palembang Tidak SehatKebakaran lahan yang kian meluas di Sumatera Selatan berdampak pada kualitas udara di Kota Palembang.
Baca lebih lajut »
Pakar sebut AS harus akui pengaruh dan kekuatan China yang kian besarChina tampaknya akan berhasil dalam perjuangannya, dan baik China maupun Amerika Serikat (AS) pada akhirnya akan belajar hidup berdampingan dan berkembang ...
Baca lebih lajut »
PM China Ungkap Volume Perdagangan Asean-China Tembus Rp14.843 TPerdana Menteri China Li Qiang menyebut volume perdagangan Asean dan China telah mencapai lebih dari US$970 miliar atau Rp14.843 triliun sepanjang 2022.
Baca lebih lajut »
KTT ASEAN: China Peringatkan Potensi Perang Dingin Baru di KawasanASEAN minggu ini berdiskusi dengan China untuk mempercepat negosiasi terkait kode etik Laut China Selatan.
Baca lebih lajut »
Klaim Beijing di Laut China Selatan Picu Protes ASEAN, PM Li Qiang Ingatkan Pentingnya Ekonomi ChinaPerdana Menteri China, Li Qiang, berupaya meredam gejolak di KTT ASEAN atas kebijakan pemerintahnya, menekankan pentingnya China sebagai ekonomi terbesar kedua
Baca lebih lajut »