Tak hanya itu, Dedi menuturkan bahwa Propam Polda Sulawesi Tengah sudah meningkatkan status menjadi penyidikan.
Suara.com - Kepala Kantor Perwakilan Sulawesi Tengah Komnas HAM RI, Dedi Askary, mengatakan proyektil yang terdapat di tubuh Erfaldi alias Aldi , warga penolak tambang di Parigi Moutong yang tewas ditembak saat ini tengah diperiksa di Puslabfor Mabes Polri.
"Sekarang proyektil itu tengah diperiksa oleh pihak Labfor Mabes Polri bersama 60 butir amunisi yang disita dari 17 personil anggota Res Parigi Moutong yang turut diperiksa beserta senjata yang disita dari mereka yang dicurigai berada tidak jauh dari titik di mana Erfaldi jatuh karena terkena tembakan," ujar Dedi saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat .
Baca Juga: Pelaku Penembakkan Demonstran di Parigi Diduga Oknum Polisi, Pengamat Desak Jokowi Evaluasi Kapolri dan Jajarannya
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tak Hanya Hasil PCR, Kini Kemenkes Buka Layanan Telemedicine Untuk Tes AntigenSetelah sebelumnya memperluas layanan telemedicine di 17 platform, kini Kemenkes kembali menambah fitur baru pada layanan digital tersebut bagi pasien COVID-19.
Baca lebih lajut »
Sudah Hasilkan Banyak Pendapatan untuk Agensi, TWICE Diperlakukan Tak Adil oleh JYP?Ingin membeli album tetapi tidak bisa, penggemar TWICE mengungkapkan ketidaksenangan mereka terhadap JYP dengan membuktikan bahwa agensi memperlakukan grup idola mereka dengan buruk.
Baca lebih lajut »
Jokowi Sebut Tak Ada Korban Omicron yang Sudah DivaksinJokowi meminta daerah yang masih memiliki tingkat vaksinasi yang rendah untuk mempercepat suntikan vaksin
Baca lebih lajut »
Minta Warga Tak Takut Corona, Bupati Karanganyar: Kita Sudah 2 TahunBupati Karanganyar Juliyatmono meminta warganya agar tidak terlalu mengkhawatirkan adanya lonjakan kasus COVID-19.
Baca lebih lajut »
Abu Janda Mengaku Tak Mau Ustaz Khalid Basalamah Dipolisikan: Dia Sudah Mintaa Maaf, tapi..Abu Janda Mengaku Tak Mau Ustaz Khalid Basalamah Dipolisikan: Dia Sudah Mintaa Maaf, tapi..
Baca lebih lajut »