Polisi belum bisa mengorek keterangan terduga pelaku jambret yang babak belur di massa.
Kapolsek Gadingrejo Kompol Tribowo Sulaksono mengatakan, pihaknya baru mendapat informasi bahwa pelaku melancarkan aksinya di tepi jalan Bendungan, Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Saat itu, pelaku menjambret ponsel milik Khoirunnisa, warga Bendungan.Sementara terduga pelaku sampai saat ini masih dirawat di RSUD dr R Soedarsono. Ia belum sadar setelah mengalami luka akibat dihajar massa. Tribowo mengatakan pemeriksaan akan dilakukan menunggu kondisi pelaku membaik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jasad Bayi Ditemukan di Pondok Aren, Pelaku Pembuang Bayi Belum DiketahuiJasad bayi malang yang belum diketahui jenis kelaminnya itu pertama kali ditemukan oleh F di pinggir kali Jalan Utama I Pondok Karya, Pondok Aren.
Baca lebih lajut »
Layanan BSI Belum Maksimal, Pelaku Usaha di Aceh Barat MengeluhSejumlah pelaku usaha jasa pengiriman uang dan top-up uang digital mengeluh karena layanan BSI masih belum sepenuhnya pulih.
Baca lebih lajut »
BSI Belum Pulih, Pelaku Jasa Pengiriman Uang di Aceh Mengeluh |Republika OnlineSebagian besar masyarakat Aceh menggunakan BSI untuk bertransaksi.
Baca lebih lajut »
Kepergok Curi Motor, Dua Pemuda Babak Belur Dimassa di Alun-alun Kraksaan ProbolinggoDua pemuda bernama Taufik Hidayat (35) dan Sunardi (39) warga Desa Tarokah, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo babak belur dihakimi warga, akibat kepergok mencuri motor di Alun-alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Baca lebih lajut »
Pelaku Pembakaran Kantor MWC NU di Sumenep Ternyata SopirPelaku Pembakaran aset kantor MWCNU Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Madura dibekuk polisi. Pelaku berinisial S (45), warga Desa Jambu, Kecamatan Lenteng Sindonews news .
Baca lebih lajut »
Erick Thohir Ajak BPKP Cari Koruptor di BUMN, Sudah Dapat Belum?Dengan adanya pendampingan atau pengawasan dari BPKP, mampu mencegah terjadinya kecurangan atau fraud dalam bisnis BUMN yang saat ini dipimpin oleh Menteri Erick Thohir.
Baca lebih lajut »