Ukraina mengutuk serangan ke pelabuhan Odessa pada Sabtu (23/7/2022) itu sebagai ludahan Putin ke muka Sekjen PBB dan Presiden Turki.
Pemerintah Ukraina mengecam serangan rudal Rusia ke pelabuhan Odessa, tepi Laut Hitam yang terjadi hanya beberapa jam usai Moskow dan Kiev meneken kesepakatan pengamanan ekspor gandum dari sana.
Komando Selatan Ukraina melaporkan bahwa empat rudal jelajah Kalibr Rusia menyerang pelabuhan Odessa. Sistem pertahanan udara menjatuhkan dua rudal, sedangkan dua yang lain mengenai infrastruktur. Gubernur Odessa Maksym Marchenko menyebut sejumlah orang terluka dalam serangan ini, tetapi jumlah spesifiknya belum diketahui.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ukraina Sebut Putin 'Meludah' ke Muka Erdogan dan Sekjen PBBKesepakatan yang terjalin antara Rusia dan Ukraina terkait pembukaan jalur ekspor di Laut Hitam terancam kandas.
Baca lebih lajut »
Ukraina Terkini: Baru Sehari Perjanjian Ekspor Gandum Diteken, Rusia Serang Pelabuhan OdessaPerjanjian ekspor gandum baru saja disepakati, tapi Ukraina melaporkan pada Sabtu (23/7/2022), bahwa rudal Rusia telah menyerang pelabuhan Odessa.
Baca lebih lajut »
Rusia Kian Dikecam usai Dituduh Serang Pelabuhan Odessa setelah Kesepakatan Ekspor Gandum UkrainaRusia semakin dikecam setelah dituduh melakukan serangan ke pelabuhan Odessa, Sabtu (23/7/2022).
Baca lebih lajut »
Update Perang Rusia vs Ukraina: Rudal Rusia Hantam Pelabuhan OdessaRudal milik Rusia hantam pelabuhan Odessa setelah kesepatan ekspor gandum dibuka. Simak update perang Rusia vs Ukraina hari ini.
Baca lebih lajut »
Misteri Kesehatan Presiden Rusia, Putin Baik-Baik Saja?Putin sempat dilaporkan telah melakukan beberapa tindakan terkait kesehatan.
Baca lebih lajut »