Pegawai KPK Marah Usai Johanis Tanak Minta Maaf dan Asep Guntur Mengundurkan Diri

Indonesia Berita Berita

Pegawai KPK Marah Usai Johanis Tanak Minta Maaf dan Asep Guntur Mengundurkan Diri
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 92%

Mereka menilai semua pimpinan yang seharusnya menyatakan diri bersalah. Sebab, keputusan komisioner harus sama dalam konsep kolektif kolegial yang dianut.

WAKIL Ketua KPK Johanis Tanak meminta maaf secara terbuka usai menetapkan Kepala Basarnas Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka. Dia menyebut penyelidik khilaf dan mereka melakukan kesalahan.

Dalam surat itu, mereka menyebut Asep bukanlah orang yang seharusnya bertanggung jawab. Sebab, dia dan penyelidik hanya memaparkan temuan di lapangan untuk disetujui oleh para komisioner. "Pengunduran diri karena telah berlaku tidak profesional dan mencederai kepercayaan publik, lembaga KPK maupun pegawai KPK," tulis mereka.

Asep juga merupakan pejabat KPK yang selalu memberikan petunjuk dan arahan ke penyelidik maupun penyidik jika mengalami kesulitan dalam menangani perkara. Sementara itu, saran dari pimpinan sulit diminta. "Pimpinan KPK seharusnya bertanggung jawab, tidak boleh cuci tangan seolah-olah ini adalah pekerjaan tim penyelidik semata," kata Ketua IM57+ Institute M Praswad Nugraha melalui keterangan tertulis, Sabtu .

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Polemik Kabasarnas Tersangka, Pegawai Nilai Pimpinan KPK Cuci TanganPolemik Kabasarnas Tersangka, Pegawai Nilai Pimpinan KPK Cuci TanganPara pegawai KPK mengungkapkan kekecewaan atas polemik OTT pejabat Basarnas yang kemudian menjerat Kabasarnas, Henri Alfiandi sebagai tersangka. 
Baca lebih lajut »

Ketua Alwashliyah Medan Sebut Begal Layak Ditembak Mati - Suara.comKetua Alwashliyah Medan Sebut Begal Layak Ditembak Mati - Suara.comSebab,kejahatan yang mereka lakukan sangat meresahkan masyarakat.
Baca lebih lajut »

Dirdik KPK Mundur Usai Pimpinan KPK 'Salahkan' Penyelidik di Kasus KabasarnasDirdik KPK Mundur Usai Pimpinan KPK 'Salahkan' Penyelidik di Kasus KabasarnasBrigjen Asep Guntur dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Penyidikan (Dirdik) sekaligus Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK.
Baca lebih lajut »

Wakil Ketua KPK Terciduk Follow Akun Porno, Novel Baswedan: Dewas KPK Tak Sanggup Melakukan Tugas PokoknyaWakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron terciduk memfollow akun porno di Twitter.
Baca lebih lajut »

Sejumlah Pimpinan KPK jadi Saksi di Sidang Etik Johanis TanakSejumlah Pimpinan KPK jadi Saksi di Sidang Etik Johanis TanakDewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK), masih melangsungkan sidang etik terhadap Wakil Ketua KPK Johanis Tanak. Sejumlah pimpinan KPK hadir menjadi saksi
Baca lebih lajut »

MAKI soal Kisruh Penetapan Kabasarnas Tersangka: Pimpinan KPK Harus Disanksi!MAKI soal Kisruh Penetapan Kabasarnas Tersangka: Pimpinan KPK Harus Disanksi!MAKI menilai pimpinan KPK tak cukup minta maaf kepada pihak TNI, pimpinan KPK dinilai harus dikenakan sanksi soal kisruh Kabasarnas tersangka di KPK.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 06:44:03