Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyatakan, para pebalap dari berbagai negara yang akan kembali menjajal Sikut Mandalika Lombok ...
Warga menyaksikan balapa tes pramusim MotoGP dari bukit di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu . ANTARA/Akhyar Rosidi/aa.Lombok Tengah - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyatakan, para pebalap dari berbagai negara yang akan kembali menjajal Sikut Mandalika Lombok pada Maret 2022, akan bisa mencicipi pepes terbuat dari nyale yang dianggap merupakan jelmaan Putri Mandalika.
"Kekayaan kuliner, budaya dan banyak lagi tentu sayang untuk dilewatkan oleh para wisatawan atau pebalap," kata Lendek Jayadi. "Dalam bahasa Sasak, bau artinya menangkap dan nyale adalah cacing laut. Bau nyale adalah aktivitas masyarakat untuk menangkap cacing laut yang dilakukan setiap tanggal 20 bulan 10 dalam penanggalan tradisional Sasak atau tepat 5 hari setelah bulan purnama. Umumnya, antara bulan Februari dan Maret setiap tahunnya," kata Lendek.
Seluruh undangan berduyun-duyun menuju lokasi. Putri Mandalika yang dikawal ketat prajurit kerajaan muncul di lokasi. Kemudian dia berhenti dan berdiri pada sebuah batu di pinggir pantai. Tak lama, ia pun terjun ke dalam air laut dan menghilang tanpa jejak."Seluruh undangan sibuk mencari, namun mereka hanya menemukan kumpulan cacing laut yang kemudian mereka percayai sebagai jelmaan Putri Mandalika," katanya.