Negara sebesar Indonesia memang harus dikelola secara bersama.
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyatakan pihaknya akan selalu memegang prinsip gotong royong dalam rangka penyelenggaraan negara. Sehingga akan selalu membuka diri terhadap kerja sama dengan elemen bangsa lainnya.
Hal itu disampaikan Basarah menanggapi pertanyaan soal sikap partainya ketika Presiden Jokowi yang baru saja bertemu Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Kata Basarah, pihaknya yakin akan bertemu dengan parta ketua umum parpol koalisi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja sebelum pelantikan 20 Oktober dan mengesahkan susunan kabinetnya setelahnya.Kata Wakil Ketua MPR itu, negara sebesar Indonesia memang harus dikelola secara bersama. Sehingga sikap PDI Perjuangan adalah selalu membuka diri terhadap kerja sama.
"Tapi sekali lagi keputusan politiknya ada di tangan Pak Jokowi selaku pemegang hak prerogatif. Kita tunggu keputusan Jokowi," katanya. Di DPR sendiri, sebenarnya kerja sama antara KIK dengan parpol di luarnya sudah terjadi. Termasuk dalam penyusunan pimpinan DPR dan MPR
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gerindra dan Demokrat Merapat, PDIP: Kami Membuka DiriBasarah menegaskan keputusan parpol lain ikut dalam kabinet ada di tangan Jokowi.
Baca lebih lajut »
Ucapan Terima Kasih Hasto PDIP untuk Pak JK soal Tak Setuju Perppu KPKSekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengapresiasi pandangan Wakil Presiden Jusuf Kalla alias JK soal Perppu KPK bukan hal mendesak. PerppuKPK
Baca lebih lajut »
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Jokowi, JK, dan Elite PDIP Merayakan Penderitaan Rakyat dengan Berjoget Maumere?[Fakta atau Hoaks] Benarkah Jokowi, JK, dan Elite PDIP Merayakan Penderitaan Rakyat dengan Berjoget Maumere? CekFakta TempoCekFakta
Baca lebih lajut »
PDIP Minta Pemprov DKI Kaji Pembangunan Rumah Lapis AkuariumGembong mengatakan kepala daerah seharusnya berkesinambungan dengan yang lama.
Baca lebih lajut »
Kunjungan PDIP ke Pesantren Wujud Silaturahmi Nasionalis dan SantriKesantrian Bung Karno tidak usah diragukan. Ketika Bung Karno datang ke Uni Soviet, dia tetap salat lima waktu.
Baca lebih lajut »