Selain menyarankan ibu hamil untuk berbelanja lewat daring, Arief juga menyarankan ibu-ibu yang memiliki anak kecil agar tidak perlu membawa anaknya berbelanja ke pasar tradisional
Liputan6.com, Jakarta Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin menyarankan ibu hamil memanfaatkan layanan toko yang dapat diakses secara online sehingga tidak perlu berbelanja ke pasar-pasar tradisional untuk mencegah penularan Covid-19.
Imbauan itu disampaikan Arief mengingat pasar-pasar tradisional baik pangan maupun nonpangan secara bertahap sudah dibuka oleh Pemprov DKI Jakarta di fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar transisi. Para pedagang diwajibkan menggunakan masker dan pelindung wajah yang secara bertahap dibagikan oleh Pasar Jaya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PD Pasar Jaya: Hanya Pasar Rawasari yang Tutup Sementara karena Wabah CoronaDirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengklarifikasi kabar yang menyebut terdapat 19 pasar tradisional di Jakarta yang tutup serentak karena adanya pedagang yang positif terinfeksi Corona.
Baca lebih lajut »
PD Pasar Jaya Minta Kesadaran Terapkan Protokol KesehatanKesadaran untuk mencegah penularan virus corona di pasar yang sudah mulai menjadi klaster baru.
Baca lebih lajut »
Kepada Dirut Pasar Jaya, Pedagang Pasar Protes Sistem Ganjil Genap, Khawatir Dagangan BusukSistem ganjil genap membuat separuh dari total 1.000 lebih pedagang Pasar Perumnas Klender hanya diperbolehkan tiga kali berdagang dalam sepekan.
Baca lebih lajut »
Pasar Jaya Bagikan 80 Ribu Face Shield ke Pedagang Pasar |Republika Online'Face shield itu membantu bernafas sebentar, jadi tetap terproteksi dari muka.'
Baca lebih lajut »
Pedagang Pasar Terpapar Covid-19, DPRD DKI Panggil Pasar JayaHingga kini sudah 19 pasar di seluruh Jakarta ditutup karena dsri swab test yang dilakukan terbukti ada pedagang yang terpapar covid-19.
Baca lebih lajut »
Dirut Pasar Jaya: Kebijakan ganjil genap toko untuk batasi pengunjung'Ganjil genap ini salah satu aksi kita membatasi jumlah pengunjung. Dari situ para pedagang dan pengunjungnya akan berkurang,' kata Arief saat ditemui dalam peninjauannya di Blok B Tanah Abang.
Baca lebih lajut »