Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan peringatan terbaru terkait kondisi terbaru di Myanmar pascakudeta pada 2021.
"Tanggapan internasional terhadap Myanmar tidak memadai dan beberapa negara terus mendukung kekejaman junta," kata Andrews, menyerukan embargo senjata.
Militer telah meningkatkan serangan udara, termasuk terhadap sekolah dan fasilitas medis, serta taktik bumi hangus, dalam upaya untuk menghentikan perlawanan. Andrews mengatakan dia baru-baru ini berbicara dengan seorang ayah yang rumahnya dihancurkan oleh militer. Sang ayah membawa keluarganya ke pusat pengungsian, hanya untuk dibom. Kedua putrinya, yang berusia 12 dan 15 tahun, tewas.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rambut Tiba-Tiba Berdiri Tanda Risiko Tersambar Petir, Ini PenjelasannyaBerikut penjelasan mengenai ancaman petir ketika rambut orang tiba-tiba berdiri saat berada di luar ruangan.
Baca lebih lajut »
Viral Fenomena Tiba-tiba Rambut Berdiri, Ini Penjelasan BMKGSaat ion dari bawah tanah mengalir ke tubuh manusia yang ada di atasnya, bagian tubuh yang membuat respons salah satunya adalah rambut.
Baca lebih lajut »
Bukan Nikel, Tiba-Tiba Proyek RI Ini Terimbas Sanksi EropaSalah satu proyek di Indonesia turut terkena imbas sanksi Uni Eropa dan Inggris.
Baca lebih lajut »
Rangkuman Perang Rusia Vs Ukraina: Menhan AS Tiba-Tiba Telepon Menhan RusiaMenhan AS secara tiba-tiba menelepon Menhan Rusia buntut dari jatuhhnya drone mata-mata milik AS di Laut Hitam.
Baca lebih lajut »
Minyak Turun di Asia, Keruntuhan SVB Bikin Pasar Keuangan Ketakutan |Republika OnlinePenutupan tiba-tiba SVB Financial memicu kekhawatiran tentang risiko bank lain.
Baca lebih lajut »
Ceritakan Kronologi Diancam Akan Dibunuh, Ian Kasela: Kami juga Sempat DidorongVokalis Radja, Ian Kasela mengungkapkan bahwa tanpa ada percekcokan tiba-tiba...
Baca lebih lajut »