Presiden Jokowi mengundang lima partai nonparlemen pendukung pemerintah ke Istana.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengundang lima partai nonparlemen pendukung pemerintah ke Istana, Rabu . Kelima partai tersebut antara lain Partai Solidaritas Indonesia , Partai Bulan Bintang , Partai Keadilan dan Persatuan , Perindo, dan Partai Hanura.
Usai presiden menyampaikan paparannya, para pimpinan parpol kemudian menanggapi. Ferry mengatakan, PBB secara khusus menyoroti soal rencana amendemen UUD 1945. Menanggapi usulan dari PBB itu, kata Ferry, presiden menegaskan tidak akan mengajukan amendemen terbatas. Ia menyerahkan wacana amendemen terbatas itu kepada MPR. Presiden khawatir jika amendemen terbatas itu diajukan pemerintah bisa melebar. Presiden, kata dia, tidak mau ada kesan seolah-olah menginginkan tiga periode atau masa jabatannya diperpanjang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PBB: Presiden Jokowi Tidak Setuju Amandemen, Beliau Serahkan ke MPRSebagai pakar hukum, Yusril siap membantu jika presiden memilih amandemen.
Baca lebih lajut »
Presiden Jokowi: Akses pembiayaan perlu dipermudah dan disederhanakanDalam mendukung transformasi dan pertumbuhan ekonomi pada masa krisis pandemi COVID-19, Presiden Jokowi meminta akses pembiayaan dipermudah dan disederhanakan. COVID19
Baca lebih lajut »
Presiden Jokowi: Sinyal pemulihan ekonomi global sudah sangat terasa“Sinyal pemulihan global sudah sangat terasa baik dari aktivitas manufaktur global yang tumbuh positif serta ekspor-impor yang mulai menggeliat.” ucap Presiden Jokowi. PemulihanEkonomiNasional
Baca lebih lajut »
Presiden Jokowi Ungkap Sinyal Kuat Pemulihan Ekonomi GlobalPresiden Jokowi berharap, perekonomian nasional dan global akan terus membaik dalam waktu dekat.
Baca lebih lajut »