PBB: Lebih dari 8.000 Warga Sipil di Ukraina Tewas dalam Perang |Republika Online

Indonesia Berita Berita

PBB: Lebih dari 8.000 Warga Sipil di Ukraina Tewas dalam Perang |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 45 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 63%

PBB meyakini angka warga sipil yang tewas dalam perang sebagai puncak gunung es.

“Data kami hanyalah puncak gunung es. Korban sipil tak tertahankan,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk dalam sebuah pernyataan.

Kepala Misi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa di Ukraina, Matilda Bogner meyakini ribuan kematian warga sipil masih harus dihitung karena terus bertambah. Sebagian besar warga sipil yang meninggal berada di Kota Mariupol, Ukraina selatan, yang sekarang di bawah kendali Rusia. Penghitungan PBB mencakup 2.000 kematian warga sipil di Mariupol, yang merupakan rumah bagi sekitar 450.000 orang sebelum Rusia mengepungnya selama tiga bulan. Rusia kemudian menghancurkan kota itu hingga rata dengan tanah. Rusia menyangkal dengan sengaja menargetkan warga sipil dalam apa yang disebutnya sebagai"operasi militer khusus".

"Kami memiliki informasi yang tidak dapat dibuktikan yang menunjukkan bahwa jumlahnya ribuan lebih tinggi dari yang kami dokumentasikan dan sejumlah besar dari mereka berasal dari Mariupol," kata Bogner kepada wartawan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Lele Rp18 Ribu Lebih Ampuh Cegah Stunting, Gizinya Lebih Baik Ketimbang Daging Sapi Rp120 RibuLele Rp18 Ribu Lebih Ampuh Cegah Stunting, Gizinya Lebih Baik Ketimbang Daging Sapi Rp120 RibuLele ternyata lebih ampu untuk cegah stunting ketimbang daging sapi seharga Rp120 ribu per kilogram
Baca lebih lajut »

Wall St jatuh terseret kekhawatiran suku bunga lebih tinggi lebih lamaWall St jatuh terseret kekhawatiran suku bunga lebih tinggi lebih lamaWall Street merosot tajam dan membukukan kinerja hari terburuknya tahun ini pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor menafsirkan rebound ...
Baca lebih lajut »

Warga 2 Kelurahan di Bima Bentrok, 1 Polisi Terluka, Rumah Warga RusakWarga 2 Kelurahan di Bima Bentrok, 1 Polisi Terluka, Rumah Warga RusakWarga Kelurahan Penatoi dan Penaraga, Kota Bima, terlibat bentrok pada Selasa (21/2/2023). Sejumlah rumah warga rusak
Baca lebih lajut »

Diduga Terpapar Difteri, 7 Warga Garut Meninggal DuniaDiduga Terpapar Difteri, 7 Warga Garut Meninggal DuniaBerdasar analisa sementara, 7 warga yang meninggal sempat berkontak erat dengan warga yang terkena difteri.
Baca lebih lajut »

3 Pasukan Perdamaian PBB Tewas dalam Ledakan Bom Rakitan di Mali3 Pasukan Perdamaian PBB Tewas dalam Ledakan Bom Rakitan di MaliTiga pasukan penjaga perdamaian PBB dari Senegal tewas ketika mobil konvoi mereka menabrak bom di pinggir jalan di Mali tengah.
Baca lebih lajut »

Minyakita Langka di Bandung, Warga Harus Mencari ke Banyak PasarMinyakita Langka di Bandung, Warga Harus Mencari ke Banyak PasarBanyak warga mengeluhkan kelangkaan Minyakita. Harganya yang lebih murah dibanding minyak merek lain membuat warga membutuhkannya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 22:11:41