Tindakan terpisah dari banyak negara dinilai tidak akan mengalahkan pandemi corona.
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengkritik kurangnya koordinasi internasional dalam penanganan Covid-19. Dia memperingatkan kebijakan yang melakukan sesuatu secara sendiri-sendiri oleh banyak negara tidak akan mengalahkan pandemi. Baca Juga "Ada kurangnya koordinasi di antara negara-negara dalam menanggapi Covid," kata Guterres dalam sebuah wawancara dengan Associated Press pada Selasa .
Koordinasi dalam konteks ini tak hanya menyatukan kapasitas semua negara, tapi juga bekerja sama dalam hal perawatan, mekanisme pengujian, dan vaksin yang dapat diakses semua pihak."Ini adalah cara kita mengalahkan pandemi," ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian PBB Gugur di KongoTentara asal Indonesia yang ditugaskan dalam misi perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo gugur dalam serangan milisi pada Senin waktu setempat. Sedangkan satu orang tentara lagi dilaporkan terluka. TNI PBB
Baca lebih lajut »
Pemkab Bogor Siapkan Diskon PBB P2 Saat Pandemi COVID-19Selain pemberian diskon PBB P2, pihaknya juga akan memperpanjang program penghapusan denda PBB P2 pada periode yang bersamaan
Baca lebih lajut »
Pemkab Bogor Siapkan Diskon PBB-P2 Saat Pandemi Covid-19 |Republika OnlineObjek pajak dari PBB-P2 adalah bumi dan bangunan yang ada di perkotaan dan perdesaan.
Baca lebih lajut »
Pemkab Bogor Siapkan Diskon PBB P2Pemkab Bogor juga akan memperpanjang program penghapusan denda PBB P2 pada periode yang bersamaan. Namun aturan ini hanya berlaku tagihan hingga tahun 2015.
Baca lebih lajut »
Pemkab Bogor Siapkan Diskon PBB P2 Saat Pandemi Covid-19Rencana diskon 10 persen untuk PBB P2 yang diberlakukan 1 Juli - 31 Agustus 2020
Baca lebih lajut »