Paypal mengatakan akan meninggalkan Libra dan fokus pada bisnis inti mereka.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON--Perusahaan finansial teknologi Paypal menjadi anggota pertama Asosiasi Libra yang meninggalkan proyek mata uang digital dari Facebook.
Asosiasi Libra yang bermarkas di Jenewa, Swiss mengatakan mereka menyadari tantangan yang mereka hadapi dalam upaya 'merekonfigurasi ulang' sistem finansial. Libra mengakui akan sulit mengubah sistem finansial yang berpihak kepada orang dan bukan pada institusi. Sementara Facebook Inc yang membentuk asosiasi itu menolak berkomentar. Perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg itu mengumumkan bersama beberapa anggota Asosiasi Libra lainnya mereka akan meluncurkan Libra pada Juni 2020.
Surat kabar AS Wall Strett Journal melaporkan Visa dan Mastercard juga mempertimbangkan kembali keterlibatan mereka di Libra. Dua perusahaan finansial itu tidak ingin menarik pengawasan ketat pemerintah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Iluni FKUI: Pascakerusuhan Wamena, Situasi di Papua Sudah KondusWamena berlokasi di Pegunungan Tengah, sehingga wajar ketika banyak orang ingin keluar dari sana pascakerusuhan.
Baca lebih lajut »
DPRA: 5 Warga Aceh masih Tertahan di WamenaDari 12 warga itu sebagian telah berhasil menuju ke Jayapura, Sentani, Makassar, dan Probolinggo. Tersisa 5 warga yang masih belum bisa keluar dari Papua.
Baca lebih lajut »
Dua Rombongan Pengungsi Wamena Tiba di Bandara Internasional MinangkabauWarga Sumbar yang keluar dari Wamena semakin banyak. mereka memilih mengungsi dari Wamena kembali ke kampung halamannya.
Baca lebih lajut »
Kondisi Membaik, Faisal Amir Akan Keluar RS dan Rawat Jalan di Rumah SehatKondisi Faisal Amir, mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia terus membaik. Rencananya, Faisal akan segera keluar dari rumah sakit dan segera menjalani rawat jalan di Rumah Sehat. DemoMahasiswa FaisalAmir
Baca lebih lajut »