Pasutri di Parepare Meninggal usai Terseret Banjir Bandang
Banjir bandang yang menerjang Kota Parepare, Sulawesi Selatan kembali memakan korban. Pasangan suami istri Ramli dan Fitri terseret banjir dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis .
Berdasarkan informasi, saat kejadian kedua korban Ramli dan Fitriani tengah berada di rumahnya di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung.Cuaca sejak Rabu 2023 dalam kondisi hujan dan pada sore hingga malam, intensitas semakin meninggi dan mengakibatkan banjir.Kedua korban yang melihat rumahnya tergenang berusaha menyelamatkan anak-anaknya, barang-barang berharga, termasuk kendaraan hingga akhirnya mereka terbawa arus banjir bandang.
Sebelumnya, BPBD Parepare mengatakan hujan deras terjadi sejak pukul 17.30 WITA mengakibatkan luapan air menggenangi di beberapa wilayah di kota setempat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Berita Foto Banjir Parepare: Evakuasi Warga dan Korban Tewas dari Kepungan BanjirRibuan rumah warga di empat kecamatan di Kota Parepare, Sulawesi Selatan terendam banjir, Rabu (1/2/2023) malam.
Baca lebih lajut »
Akibat Banjir Bandang di Parepare, 2 Orang TewasAkibat banjir bandang yang melanda ribuan rumah warga di empat kecamatan di kota Parepare, Sulawesi Selatan, dua (2) orang meninggal dunia. Bahkan, yang lebih
Baca lebih lajut »
Banjir di Barru dan Parepare, Puskesmas Terendam dan 2 Warga Tertimbun Longsor | merdeka.comHujan deras yang terjadi pada Rabu (1/2), menyebabkan banjir bandang dan longsor di Kabupaten Barru serta Kota Parepare. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, satu puskesmas di Kabupaten Barru terendam banjir, dan dua warga Kota Parepare tertimbun longsor.
Baca lebih lajut »
Terseret banjir, pasangan suami istri di Parepare ditemukan tewasPasangan suami istri (pasutri) Ramli (43) dan Fitri (41) yang terseret banjir bandang di Kota Parepare, Sulawesi Selatan ditemukan dalam kondisi meninggal ...
Baca lebih lajut »