Pasangan suami istri bandar sabu-sabu di Kota Tasikmalaya, berinisial F (40) dan Kr (32), mengaku mendapatkan suplai dari...
Pasangan suami istri bandar sabu-sabu di Kota Tasikmalaya, berinisial F dan Kr , mengaku mendapatkan suplai dari Lapas Banceuy, Bandung. iNewsTV/Asep Juhariyonodi Kota Tasikmalaya, berinisial F dan Kr , mengaku mendapatkan suplai dari Lapas Banceuy, Bandung. Pasangan suami istri ini ditangkap Polres Tasikmalaya Kota di vila mewah di Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Senin sore.
Berdasarkan barang bukri buku catatan hasil transaksi selama Oktober 2019 sampai Juni 2020, kedua tersangka mendapatkan pengiriman sabu dan sudah diedarkan di wilayah Tasikmalaya ini sebanyak 6 kilogram. Barang haram tersebut diperoleh tersangka dari seseorang bandar besar yang saat ini masih mendekam di Lapas Banceuy.
"Saya mendapatkan kiriman sabu berjumlah kiloan sejak Oktober 2020 sampai saat ini dari teman yang di Lapas Banceuy, Bandung. Teman saya masih mendekam di Lapas Banceuy, saya tahu dan kenal karena dia teman saya,” kata F, Selasa .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Catat, Ini 25 RW di Kota Depok yang Masuk Zona MerahDari 11 Kecamatan dan 63 Kelurahan se Kota Depok, pemerintah mencatat masih ada 25 RW di 7 Kecamatan yang masih masuk dalam zona merah.
Baca lebih lajut »
Anies Baswedan Bicara Transformasi Kota di Forum InternasionalAnies Baswedan berbicara dalam forum pertemuan tingkat tinggi wali kota dan gubernur internasional tentang strategi menghadapi Covid-19.
Baca lebih lajut »
New Normal, Secara Umum ASN Belum Boleh Berdinas Luar KotaPerjalanan dinas bagi ASN selama masa New Normal menyesuaikan dengan status PSBB dan zona wilayah kantor.
Baca lebih lajut »
PSBB Usai, Kota Padang Tetapkan Masa Transisi Hingga 13 Juni |Republika OnlineKota Padang termasuk dalam 139 kabupaten/kota yang termasuk zona kuning.
Baca lebih lajut »