Pasukan Wagner dan tentara reguler Rusia terlibat perkelahian dan saling baku tembak di Ukraina.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Ukraina menerima laporan peristiwa baku bunuh antara pasukan bayaran Wagner dan tentara reguler Rusia.
Wagner adalah pasukan bayaran Kremlin yang sejauh ini menjadi kekuatan pemukul utama dalam perebutan kota Bakhmut di Ukraina Timur. Kelompok ini bahkan dianggap lebih berbahaya dibandingkan dengan tentara reguler Rusia. “Akibatnya, baru-baru ini perkelahian antara tentara bayaran Rusia dan PMC Wagner di pemukiman Stanytsia Luhanska meningkat menjadi baku tembak yang mengakibatkan pasukan di kedua sisi terbunuh,” demikian keterangan resmi pihak Ukraina, Senin .
Kendati mengungkap kerugian dari pihak Rusia, Ukriana mengakui bahwa pertempuran sengit masih terus terjadi. Wilayah pertempuran bahkan meluas dengan titik paling panas terjadi di Bakhmut, Avdiivka dan Mar'inka.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bakhmut Terus Dikepung, Serangan Udara Rusia Teror Ukraina!Serangan udara pasukan Rusia masih menjadi teror bagi serangan balik pasukan Ukraina.
Baca lebih lajut »
Perang Ukraina, Pasukan Rusia Rebut 3 Distrik di BakhmutKementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pasukan perang Rusia telah merebut tiga distrik lagi di Bakhmut.
Baca lebih lajut »
Perang Rusia Vs Ukraina: Jet Militer Rusia Tembaki Kota BelgorodSebuah jet militer Su-34 Rusia secara tidak sengaja menembaki kota Belgorod di utara perbatasan Ukraina.
Baca lebih lajut »
Anak Jubir Putin Ikut Perang di Ukraina, Bergabung dengan Grup WagnerAnak juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin ikut berperang di Ukraina dengan nama samaran dan bergabung di tentara bayaran Grup Wagner
Baca lebih lajut »
Bergabung dengan Tentara Bayaran Wagner, Putra Jubir Putin Ikut Perang di UkrainaPutra juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, Sabtu (22/4), mengatakan ia ikut berperang di Ukraina dengan pasukan tentara bayaran Wagner sebagai artileri. Untuk menutupi identitas aslinya, ia menggunakan nama samaran, Reuters mengutip surat kabar Komsomolskaya Pravda. Nikolai Peskov (33...
Baca lebih lajut »
Sekutu Mulai Bergerak untuk Perkuat Pasukan Ukraina Jelang Serangan BalasanAmerika Serikat mengatakan akan segera mulai melatih pasukan Ukraina untuk menggunakan tank Abrams.
Baca lebih lajut »