Puluhan orang bersorak dan meneriakkan slogan-slogan kemenangan di Kota Kherson. Dua pria mengangkat seorang prajurit wanita Ukraina di bahu mereka.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihaknya telah menarik lebih dari 30.000 tentaranya meninggalkan Kota Kherson, menyeberangi Sungai Dnipro untuk mundur.
Kementerian Pertahanan Rusia menambahkan, tidak ada satu pun peralatan atau senjata militer yang tertinggal di sana.Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidatonya menyampaikan bahwa saat ini adalah momen yang bersejarah. “Hari ini adalah hari bersejarah. Kami mendapatkan kembali bagian selatan negara itu, kami mendapatkan kembali Kherson,” kata Zelensky.
“Sampai sekarang, pejuang kami berada di pinggiran kota, dan kami sangat dekat untuk masuk. Tapi unit khusus sudah ada di kota,” sambung Zelensky.Reuters
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ukraina Rebut Puluhan Permukiman di Selatan, Pasukan Kyiv Makin Dekat Kota KhersonPasukan Ukraina merebut kembali puluhan permukiman penuh ranjau yang ditinggalkan oleh tentara Rusia di Ukraina selatan.
Baca lebih lajut »
Rusia Tarik Pasukan, Kherson Dikhawatirkan Jadi Kota Kematianranjau darat yang banyak tersebar di Kherson dikhawatirkan membuat Kherson menjadi kota kematian.
Baca lebih lajut »
Ukraina Pukul Mundur Pasukan Putin, Waspada Serangan Balik!Pasukan Ukraina mulai berhasil memukul mundur militer Rusia yang menduduki kota Kherson.
Baca lebih lajut »
Kena Pukulan Telak Ukraina, Rusia Mundur dari Kherson!Pasukan Rusia mundur dari Kherson setelah serangan balasan Ukraina, dan menjanjikan akan adanya serangan lebih lanjut.
Baca lebih lajut »
Pasukan Rusia Mundur dari Kherson, Ukraina Tetap Berhati-hati - Pikiran-Rakyat.comMenteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu memerintahkan pasukannya untuk mundur dari Kota Kherson pada Rabu, 9 November 2022.
Baca lebih lajut »
Rusia Dipukul Mundur Ukraina hingga Hengkang dari KhersonPasukan Rusia dipukul mundur Ukraina dari Kherson setelah serangan balasan yang menjanjikan juga adanya serangan lebih lanjut.
Baca lebih lajut »