Sedikitnya ada 1.167 orang anggota pasukan deteksi aktif (Detektif) COVID-19 Kota Bogor, yang akan melacak dan memantau penyebaran COVID-19 di daerah itu untuk menekan dan memutus mata rantai virus tersebut. COVID19
Dengan dasar pemikiran dan pertimbangan tersebut, Bima Arya membentuk pasukan Detektif COVID-19, yang dibagi menjadi dua tim, yakni tim pelacakan dan tim pemantauan, serta keberadaannya berjenjang dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga rukun warga , yakni RW Siaga.
Menurut dia, ketika orang sakit kemudian di cek dan dilakukan tes usap, maka tim pelacakan dan pemantauan harus proaktif, sehingga disebut deteksi aktif atau detektif.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Update Covid-19: Positif Covid-19 47.896, Sembuh 19.241Update Covid-19: Positif Covid-19 47.896, Sembuh 19.241. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 17.908 dan jumlah yang akumulatifnya adalah 668.219.
Baca lebih lajut »
Ancaman Covid-19 Belum Berakhir, Jokowi: Masyarakat Berperan Besar Turunkan Kasus Covid-19Jokowi mengatakan ancaman Covid-19 di Indonesia belum berakhir. Menurutnya, masyarakat berperan besar menekan jumlah kasus dan mencegah penyebaran Covid-19.
Baca lebih lajut »
Bima Arya Terjunkan 1.167 Orang Detektif COVID-19 di Kota BogorKasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Bogor cenderung bertambah. Mengatasi kondisi ini, Pemkot Bogor menghadirkan pasukan khusus bernama Detektif COVID-19. Bogor VirusCorona
Baca lebih lajut »
19 ASN Pemprov Jatim Positif Covid-19, Khofifah Pesan BeginiSebanyak 19 orang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkonfirmasi positif COVID-19. asnpositifcorona
Baca lebih lajut »
Sebanyak 19 ASN Pemprov Jatim Positif Covid-19 |Republika OnlineKhofifah mengatakan akan melakukan tes cepat massal kepada seluruh ASN Pemprov Jatim.
Baca lebih lajut »
19 ASN Jatim Positif Covid-19 |Republika OnlineTotal ada 7.286 ASN yang menjalani tes cepat.
Baca lebih lajut »