Kemenhub meminta jajarannya mengecek sarana dan prasarana transportasi laut.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan R Agus H Purnomo meminta jajarannya untuk mengecek sarana dan prasarana transportasi laut. Terutama yang berada di wilayah Banten dan Lampung pascagempa 7.4 SR yang terjadi hari ini pukul 19.07 WIB.
Baca Juga Agus mengatakan pemeriksaan sarana dan prasarana khususnya dilakukan di Banten, Lampung dan sekitarnya."Sejauh pengecekan yang telah kami lakukan, dari Unit Pelaksana Teknis di Banten, Karangantu dan Panjang Lampung tidak terdampak gempa. Pelayanan kepelabuhanan berjalan normal," kata Agus, Jumat .
Agus meminta jajarannya di lokasi gempa untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang masih terjadi sewaktu-waktu. Dia juga menginstruksikan untuk terus melakukan pengawasan dan pengecekan adanya kerusakan pascagempa bumi di pelabuhan serta menginformasikan kondisi terkini kepada operator kapal pasca gempa Banten.
Sebelumnya, gempa kuat mengguncang sejumlah wilayah salah satunya di Jakarta. Gempa yang berasal dari sebelah barat daya Sumur, Banten terjadi di kedalaman 10 Km. Gempa persisnya terjadi di lokasi 7.54 LS,104.58 BT atau di 147 Km Barat Daya, Sumur Banten.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pascagempa, Dirjen Hubla: Cek Transportasi LautHingga saat ini pelayanan kepelabuhanan masih berjalan normal.
Baca lebih lajut »
Minim Sarana, Penanganan Karhutla di Bangka tidak Maksimal
Baca lebih lajut »
Kesulitan transportasi hambat PIN polio dua puskesmas pedalaman MimikaJajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua mengalami hambatan untuk menggelar kegiatan Sub PIN Polio periode kedua (Juli) pada dua Puskesmas di ...
Baca lebih lajut »
LRT City, Tren Hunian Baru Terintegrasi Transportasi MassalSesuai namanya, proyek ini dirancang terintegrasi atau terhubung langsung dengan infrastruktur transportasi Light Rail Transit (LRT)
Baca lebih lajut »
Pengamat: Transportasi Bus Listrik Butuh Kemauan PemerintahPenerapan moda transportasi umum berbasis listrik di Jakarta dinilai hanya membutuhkan kemauan dari pemerintah, karena targetnya mengurangi polusi.
Baca lebih lajut »
Ibu Kota Baru, Bappenas: Transportasi Umum Dibangun di AwalBambang Brodjonegoro mengatakan, untuk membangun ibu kota negara baru harus diikuti dengan membangun fasilitas transportasi umum.
Baca lebih lajut »