Wiebie mengaku kecewa dengan pemberitaan di media sosial yang menyudutkan Arema FC.
REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Manajemen Arema FC tidak akan membuat laporan ke PT LIB sesuai pengrusakan bus oleh PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, beberapa waktu lalu. Manajemen akan lebih fokus mengutamakan keselamatan pemain dan ofisial tim.
Wiebie mengaku kecewa dengan pemberitaan di media sosial yang menyudutkan Arema FC. Apalagi yang mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan ke LIB. Sebab, saat ini fokusnya bukan tindakan tersebut melainkan keselamatan pemain setelah kejadian. Seperti diketahui, bus yang ditumpangi Arema FC untuk kendaraan operasional pertandingan melawan PSS Sleman mengalami pelemparan oleh oknum dalam perjalanan dari Stadion Maguwoharjo. Akibat kejadian ini, kaca bus Arema FC pun pecah sehingga menimbulkan luka bagi personrl yang ikut di dalamnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Insiden Pasca Laga PSS vs Arema, Polda DIY Pertimbangkan Laga BerikutnyaSejumlah insiden terjadi usai pertandingan PSS Sleman melawan Arema FC pada Kamis, 26 Januari 2023. Pertandingan dimenangkan tuan rumah PSS dengan skor 2-0.
Baca lebih lajut »
Pernyataan Resmi Persis Solo Soal Pengrusakan Bus sesudah Laga Kontra PersitaPersis Solo mengeluarkan pernyataan resmi soal insiden pelemparan terhadap bus pemain sesudah pertandingan kontra Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (28/1/2023).
Baca lebih lajut »
Krisis Hasil Arema FC: Manajer Tim Keheranan, Evaluasi Diagendakan“Mungkin dari porsi latihan, bisa jadi down. Intinya saya juga heran tenaga banyak tapi kok habis,” kata Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas.
Baca lebih lajut »
Bus Arema FC Diserang Pasca Laga VS PSS Sleman di Maguwo, Polisi Kaji Ulang Izin Laga BerikutnyaPolda DIY menyatakan akan meninjau ulang izin pertandingan PSS Sleman setelah sejumlah supoter merusak bus yang ditumpangi tim Arema FC.
Baca lebih lajut »
Omset Warung Tulus Meningkat Pesat Pasca Transformasi DigitalDi Palembang, Tulus Prasetyo (51), menjadi salah satu pemilik warung kelontong di wilayah Tanah Mas Palembang yang merasakan manfaat positif berkat transformasi digital.
Baca lebih lajut »
Manajer Arema FC Ungkap Momen Mencekam Saat Bus Dilempari Batu di SlemanBus yang dinaiki Arema FC diserang selepas laga melawan PSS Sleman. Manajer Arema FC menceritakan betapa mencekamnya suasana di dalam bus saat dilempari batu. via detik_jatim
Baca lebih lajut »