Aksi jual massal melanda pasar modal Indonesia pada perdagangan menjelang akhir pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles signifikan pada penutupan
Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan KomunikasiIndeks Harga Saham Gabungan ambles signifikan pada penutupan sesi I, Jumat siang 8 Juni 2026, dengan koreksi sebesar 2,87 persen atau turun 160,459 basis poin) ke level 5.434,306.
Sejak bel pembukaan berbunyi di level 5.594, IHSG langsung bergerak volatil. Indeks sempat menyentuh batas atasnya di level 5.594 sebelum akhirnya terus tertekan hingga ke batas bawah di level 5.346. Sebanyak 646 saham bergerak melemah, sementara hanya 88 saham yang berhasil menguat, dan sisanya jalan di tempat . Sektor kesehatan dan infrastruktur menjadi beban terberat di mana seluruh indeks sektoral parkir di zona merah.
Sektor kesehatan memimpin kejatuhan dengan anjlok 6,01 persen disusul oleh sektor infrastruktur yang merosot 4,72 persen. Sektor transportasi jatuh 3,62 persen. Sektor teknologi juga terpuruk 2,77 persen, sector keuangan merosot 2,74 persen. Tiga saham blue chip dengan nilai transaksi terbesar diisi oleh PT Bank Central Asia Tbk , PT Chandra Asri Pacific Tbk , dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk .
Sejalan dengan IHSG, indeks-indeks likuid dan acuan lainnya juga tidak berkutik. LQ45 turun 2,77 persen ke level 542,319, IDX30 ambles 2,97 persen ke level 306,649, dan MNC36 terpangkas 3,36 persen ke level 237,564. Kejatuhan tajam IHSG hingga hampir 3 persen dalam satu sesi mencerminkan adanya kepanikan pasar atau aksi profit taking massal oleh investor asing dan institusi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Investor Global Jauhkan Modal dari Indonesia Akibat Pasar Saham Terpuruk dan Kebijakan PrabowoIndeks saham Indonesia jatuh 36% menjadi terburuk di dunia tahun 2026, memicu penarikan investasi oleh hedge fund K2 Asset Management. Penurunan dipicu kekhawatiran atas kebijakan populis Presiden Prabowo Subianto, termasuk intervensi pemerintah dan program ekonomi nasional yang luas, yang mengubah persepsi Indonesia sebagai pasar aman bagi investor asing.
Baca lebih lajut »
Antrean IPO dan Right Issue Masih Padat, Nilainya Capai Rp 64 TriliunMinat perusahaan menghimpun dana melalui pasar modal tetap tinggi meski tekanan membayangi pasar saham domestik.
Baca lebih lajut »
Dampak Piala Dunia terhadap Pasar Saham Indonesia: Volume Transaksi IHSG Cenderung TurunEuforia Piala Dunia seringkali mengalihkan perhatian investor dari pasar saham, menyebabkan penurunan volume transaksi IHSG. Data historis sejak 2002 menunjukkan tren penurunan, meskipun terdapat anomali pada 2018. Penelitian global mengonfirmasi bahwa pertandingan sepak bola mempengaruhi sentimen pasar dan volume perdagangan.
Baca lebih lajut »
Antrean IPO dan Right Issue Masih Padat, Nilainya Rp 64 TriliunMinat perusahaan menghimpun dana melalui pasar modal tetap tinggi meski tekanan membayangi pasar saham domestik.
Baca lebih lajut »




