Partai Kecil Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen
JAKARTA – Partai-partai kecil yang tergabung dalam Forum Sekretaris Jenderal Pro-Demokrasi menentang upaya sejumlah partai besar di Dewan Perwakilan Rakyat membahas Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum. Mereka mengkritik sejumlah pasal bermasalah yang berkaitan dengan ambang batas parlemen dan ambang batas presiden .
Rencananya, Dewan menaikkan ambang batas pemilihan legislatif dari 4 persen menjadi 7 persen suara nasional. Selain itu, Komisi Bidang Pemerintahan DPR membahas wacana penerapan sistem district magnitude berupa pengurangan besaran kursi untuk setiap daerah pemilihan. Tujuannya adalah mengurangi jumlah partai di Dewan. Parlemen juga menyuarakan adanya konvensi suara, mengubah sistem pemilu, dan keserentakan pemilu.
Sekretaris Jenderal Hanura, Gede Pasek Suardika, juga menganggap RUU ini merupakan bagian dari hasrat kelompok tertentu untuk melanggengkan kekuasaan."Tampak jelas dipertontonkan bahwa hasrat kekuasan secara terang-benderang mengalahkannya," ucap dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Partai Besar Ingin Batasi Jumlah Fraksi di DPR - Nasional - koran.tempo.co
Baca lebih lajut »
Pengunduran Diri Achmad Purnomo Ditolak, DPP PDIP: Kader Partai Harus Siap ditugaskan - Tribunnews.comsurat pengunduran diri Achmad Purnomo dari bakal calon wali kota Solo ditolak Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Solo.
Baca lebih lajut »
Diminta Jadi Ketum Gerindra Lagi, Prabowo Patuhi Keputusan PartaiPrabowo Subianto bersedia kembali meneruskan jabatannya sebagai ketua umum Partai Gerindra untuk periode 2020-2025. / Nasional
Baca lebih lajut »
Partai Bulan Bintang: PKI Bukan Korban tapi Aktor Utama |Republika OnlinePartai Bulan Bintang menegaskan kekeliruan klaim PKI sebagai korban.
Baca lebih lajut »
Boogaloo KecilAmerika memang seperti menyimpan api dalam sekam. Terutama tiga tahun terakhir. DahlanIskan
Baca lebih lajut »
Umar bin Khattab tak Bebani Orang yang Penghasilannya Kecil |Republika OnlineKecuali pengusaha besar, Umar bin Khattab tak bebani rakyat dengan pajak.
Baca lebih lajut »