Para Pengunjuk Rasa Aksi George Floyd Menuntut Donald Trump karena Kekerasan Polisi saat Demo - Tribunnews.com

Indonesia Berita Berita

Para Pengunjuk Rasa Aksi George Floyd Menuntut Donald Trump karena Kekerasan Polisi saat Demo - Tribunnews.com
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tribunnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 31 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 51%

Para Pengunjuk Rasa Aksi George Floyd Menuntut Donald Trump karena Kekerasan Polisi saat Demo

Presiden AS Donald Trump dikawal ketat Secret Service dan polisi ketika berjalan kaki di sekitar gedung putih.

Dimana upaya dari pihak berwenang ini dilakukan guna mensterilisasi jalan karena Trump akan pergi ke Gereja Episkopal St. John. Penggugat antara lain Toni Sanders, Kishon McDonald, Garrett Bond, dan Keara Scallan, yang merupakan pentolan pengunjuk rasaMereka menuntut pelanggaran Amandemen Pertama untuk kebebasan berbicara dan berkumpul serta hak Amandemen Keempat untuk bebas dari kekerasan yang tidak masuk akal., pria kulit hitam yang meninggal diduga karena kekuatan berlebihan oleh para polisi.

Rekaman yang viral menunjukkan Floyd ditiarapkan dengan leher dikunci oleh lutut polisi Derek Chauvin.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tribunnews /  🏆 37. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Mantan Anak Buah Sebut Donald Trump Memecah Belah AmerikaMantan Anak Buah Sebut Donald Trump Memecah Belah AmerikaSalah satu mantan menteri Amerika Serikat ikut mengkritik Presiden Donald Trump terkait gejolak kerusuhan yang melanda seluruh wilayah Negeri Paman Sam tersebut DonaldTrump
Baca lebih lajut »

Donald Trump Jelaskan Laporan Diungsikan ke Bunker |Republika OnlineDonald Trump Jelaskan Laporan Diungsikan ke Bunker |Republika OnlineDonald Trump menyebut berita diungsikan ke bunker sebagai laporan palsu.
Baca lebih lajut »

Snapchat Akan Setop Promosikan Akun Donald TrumpSnapchat Akan Setop Promosikan Akun Donald TrumpAkun resmi Donald Trump akan hilang dari tab 'discover'.
Baca lebih lajut »

Mantan Menhan AS Kritik Sikap Donald Trump |Republika OnlineMantan Menhan AS Kritik Sikap Donald Trump |Republika OnlineJim Mattis kecam ancaman penggunaan militer dalam menghadapi unjuk rasa.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 23:30:35