Beberapa pengelola panti pijat di Kota Surabaya sempat melayangkan protes untuk segera beroperasi kembali di masa pandemi...
- Beberapa pengelola panti pijat di Kota Surabaya sempat melayangkan protes untuk segera beroperasi kembali di masa pandemi. Pemkot Surabaya memberikan angin segar dengan mengizinkan beroperasi dengan syarat yang cukup ketat dalam menjaga protokol kesehatan.
Ia melanjutkan, pengelola panti pijat juga harus menggunakan pembatas atau partisi seperti flexy glass di meja atau counter sebagai perlindungan tambahan untuk pekerja seperti kasir dan customer service. Mereka juga harus memasang pesan-pesan kesehatan seperti cara mencuci tangan, cara pencegahan penularan COVID-19, etika batuk dan bersin, serta anjuran penggunaan barang pribadi.
Ia menambahkan, khusus karyawannya, wajib melakukan rapid tes bagi karyawan sebelum operasional usaha, dan hanya karyawan dengan hasil rapid tes non reaktif yang boleh bekerja.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Diskotek dan Panti Pijat di Surabaya Masih Dilarang BukaTempat rekreasi dan hiburan umum di Surabaya tetap dilarang untuk buka meskipun aturan new normal sudah terbit dan masuk PSBB transisi.
Baca lebih lajut »
Pandemi Covid-19, Industri Rumahan Tempe Tetap EksisSemua perajin tempe saat ini tumbuh dengan baik di tengah-tengah pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Bisnis Tempe Bisa Berkembang di Tengah Pandemi CoronaBisnis tempe bisa bertumbuh dengan baik di tengah-tengah pandemi virus corona (covid-19). tempe
Baca lebih lajut »
Cegah Lonjakan Pandemi, Hiburan Malam di Jabar Dilarang BukaDemi mengantisipasi lonjakan kembali pandemi Covid-19, sejumlah hiburan malam di Jawa Barat masih dilarang buka.
Baca lebih lajut »
Arab Saudi Mempertimbangkan Pembatalan Ibadah Haji 2020Arab Saudi tengah mempertimbangkan pembatalan ibadah haji tahun ini karena pandemi COVID-19.
Baca lebih lajut »
Pandemi Covid-19 Dorong Penjualan Nintendo SwitchPenjualan Nintendo Switch melonjak 30 persen di tengah pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »