Hendardi menjelaskan lolosnya sejumlah pendaftar yang tidak melaporkan LHKPN saat ini sebenarnya sama dengan seleksi capim KPK empat tahun lalu.
TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi , Hendardi mempertanyakan sikap sejumlah aktivis yang baru mempermasalahkan kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara pada rekrutmen periode ini. Menurut dia, para aktivis seperti lembaga Indonesia Corruption Watch tidak bersuara tentang LHKPN pada periode rekrutmen yang sebelumnya.
Namun ketika terpilih sudah dilengkapi oleh yang bersangkutan,' ujar dia saat dihubungi Tempo.Ia heran para aktivis baru mempermasalahkan isu LHKPN pada pemilihan calon pimpinan KPK periode ini. 'Pada periode-periode lalu tidak dimasalahkan oleh ICW dan kawan-kawan.'Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana, menyoalkan lolosnya pendaftar dari kalangan aparat penegak hukum maupun yang purnatugas meski tidak menyerahkan LHKPN.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pansel Capim KPK Ungkap Isi Kepres yang Dianggap Sulit DiaksesKetua Pansel KPK Yenti garnasih mengatakan publikasi Keppres bukan urusan pansel KPK.
Baca lebih lajut »
Pansel diminta Timbang Rekam Jejak dan LHKPN Capim KPK
Baca lebih lajut »
Pansel Capim KPK: LHKPN Tak Wajib selama Proses SeleksiKetua Tim Pansel Yenti Ganarsih menyatakan peserta Capim KPK baru diwajibkan melapor LHKPN jika kandidat sudah dinyatakan terpilih sebagai Komisioner KPK.
Baca lebih lajut »
ICW Soroti Rendahnya Kepatuhan LHKPN Capim KPK, Pansel: Tak WajibIndonesia Corupption Watch (ICW) menyoroti rendahnya kepatuhan peserta calon pimpinan (capim) KPK melapor LHKPN . ICW KPK
Baca lebih lajut »
Pansel Capim KPK Kekeuh LHKPN Bukan Syarat PendaftaranMenurut Yenti, Pansel KPK tak berwewenang mewajibkan pendaftar seleksi capim KPK membuat LHKPN. Apalagi, ada juga pendaftar dari swasta.
Baca lebih lajut »
Pansel Berharap Ada 50 Capim KPK Lolos PsikotesPsikotes capim KPK diikuti oleh 104 calon pimpinan yang berhasil lolos pada tahap uji kompetensi.
Baca lebih lajut »