Keberadaan sang suami Muslimin, yang ikut menghilang, juga menjadi pertanyaan besar dalam kasus penembakan itu.
KASUS penembakan yang dialami Rina Wulandari, istri Kopral Muslimin, Anggota TNI Satuan Arhanud Semarang masih terus diseldiki pihak yang berwenang. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyampaikan, saat ini, pihaknya, masih mencari keberadaan prajurit Arhanud Semarang, Kopral Dua Muslimin."Dari hari pertama sudah ada dugaan yang mengarah kuat pada suami korban yang lari sejak hari pertama.
Bukti-bukti investigasi sudah mengarah kepada beberapa orang yang kami lebih cenderung terkait pada suami korban. Jadi ini merupakan masalah-masalah sangat tidak manusiawi. Kami akan usut tuntas,” tegas Andika usai melakukan pembekalan pada Taruna dan Taruni AAL, di Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Jumat ."Antara lain Pasal 340 termasuk pasal 53 juntonya ke 34 KUHP. Sehingga kami pastikan semua pasal yang bisa dikenakan. Percaya pada kami akan tuntaskan semuanya," pungkasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Panglima TNI: Ini Ada Korban Tewas, Jangan Main-main“Saya ingin tidak ada keraguan sedikit pun. Kalau ada pihak (TNI) yang terkait, buka saja. Tidak usah ragu-ragu,” kata Andika Perkasa
Baca lebih lajut »
Panglima TNI Apresiasi Kinerja Kementan soal Produksi Pangan NasionalPanglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengapresiasi kinerja jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
Baca lebih lajut »
Diminta Ikut Autopsi Ulang Brigadir J, Panglima TNI: Saya Siap MembantuAndika mengaku siap membantu proses autopsi ulang tersebut.
Baca lebih lajut »
Panglima TNI Andika Perkasa DItemani istri Kunjungi KRI Bima Suci Saat Bersandar di JakartaDalam kunjungan tersebut Andika Perkasa memberikan pembekalan kepada 102 orang Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat III Angkatan ke-69
Baca lebih lajut »
Panglima TNI Duga Anggotanya Terlibat Penembakan Istri Prajurit di SemarangPanglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menduga ada keterlibatan prajurit Arhanud Semarang, berinisial Kopda M, dalam peristiwa penembakan istrinya, RW (34).
Baca lebih lajut »