Penyelidikan terkait penyerangan terhadap Polres Jeneponto tersebut masih terus berjalan dari tim yang telah dibentuk dari TNI-Polri.
Totok menegaskan, sangat kecil kemungkinan jika pasukan TNI AD melakukan penyerangan ke Mapolres. Hal itu lantaran markas TNI AD terdekat dari Mapolres Jeneponto hanya Yonif 726/Tamalatea, namun itu pun membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 jam untuk sampai di lokasi kejadian. Ditambah, pasukan itu sedang masa dikarantina untuk penugasan ke Papua.
"Ada pasukan TNI AD yang terdekat dari Mapolres Jeneponto yakni Yonif 726/Tml, itu jaraknya hanya 2-3 jam perjalanan. Mereka juga agak susah untuk keluar karena dalam kondisi karantina untuk berangkat penugasan operasi di Papua dan tidak ada kegiatan cuti, setiap 2 jam sekali pun dilaksanakan apel pengecekan," kata Totok dalam keterangan yang diterima, Jumat, 28 April 2023.
Adapun dugaan kepada Kodim 1425/Jeneponto, Totok menyebutkan, hal tersebut sangat kecil kemungkinan meski kesatuan itu terdekat dari. Sebab, menurut Totok, separuh kekuatan di Kodim sedang cuti dinas dan sebagiannya sedang melaksanakan pengamanan operasi ketupat bersama Polres jajaran. "Sementara satuan teritorial terdekat juga ada Kodim 1425 di situ. Tapi itu pun kecil kemungkinan karena mereka terbagi lagi dengan melaksanakan pengamanan operasi ketupat hari raya dan diperbantukan di Polres Jeneponto," ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Penyerangan Polres Jeneponto, Pangdam Hasanuddin Sebut Kecil Kemungkinan Pelakunya Anggota TNIPenyerangan Polres Jeneponto, Pangdam Hasanuddin Sebut Kecil Kemungkinan Pelakunya Anggota TNI TempoNasional
Baca lebih lajut »
Pangdam-Kapolda Sulsel Selidiki Kesalahpahaman Anggota TNI dan Polres Jeneponto | merdeka.comAtas adanya isu kesalahpahaman tersebut, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjend Totok Imam Santoso menyampaikan bahwa persoalan itu tengah diselidiki oleh masing-masing atasan anggota yang terlibat kesalahpahaman.
Baca lebih lajut »
Polres Jeneponto Diserang Orang Tak Dikenal, Ini Kata Pangdam XIV HasanuddinMarkas Polres Jeneponto di Jalan Sultan Hasanuddin, Empoang, Kabupaten Jeneponto, diserang sekelompok orang tidak dikenal, Kamis dini hari, (27.4.2023) pukul 01.45...
Baca lebih lajut »
Pangdam Bantah Penyerangan Mapolres Jeneponto Dilakukan Anggota TNI, Polda MenyelidikiPenyerangan Markas Polres Jeneponto, Sulawesi Selatan, menyebabkan kerusakan dan seorang anggota polisi mengalami luka karena tertembak. Nusantara AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Bantah TNI Terlibat Penyerangan Mapolres Jeneponto, Ini Penjelasan Pangdam Hasanuddin | merdeka.comMarkas Kepolisian Resor (Mapolres) Jeneponto diserang oleh orang tidak dikenal, Kamis (27/4) dini hari. Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen Totok Imam Santoso membantah keterlibatan TNI dalam insiden tersebut.
Baca lebih lajut »
Pangdam XIV/Hasanuddin Bantah Anggota TNI Terlibat Penyerangan Mapolres JenepontoPangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Totok Imam Santoso membantah anggotanya terlibat dalam penyerangan Mapolres Jeneponto pada Kamis (27/4/2023).
Baca lebih lajut »