Pandemi tak Kurangi Produktivitas Perguruan Tinggi |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Pandemi tak Kurangi Produktivitas Perguruan Tinggi |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 69 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 63%

Pandemi Covid-19 memaksa banyak pihak untuk beradaptasi dengan pembelajaran daring

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam menyampaikan beberapa hal terkait metode-metode pembelajaran, hasil-hasil karya yang telah diciptakan oleh mahasiswa dan perguruan tinggi di Indonesia. Khususnya metode pembelajaran yang diterapkan selama masa pandemi Covid-19. Nizam menerangkan, pandemi Covid-19 ini memaksa banyak pihak untuk beradaptasi dengan pembelajaran daring dalam waktu yang sangat cepat.

Pembelajaran dari rumah selama pandemi dapat diwujudkan dalam pembelajaran daring bisa dari kampus sendiri maupun dari kampus lain. Selain itu, bentuk pembelajaran bisa berupa proyek mandiri yaitu dengan pengembangan seperti alat kesehatan, kajian pandemi, kajian respons sosial ekonomi, serta program relawan kemanusiaan dan penelitian bersama dosen/peneliti.

“Kita melihat dengan peralihan teknologi ini tidak berkurang produktivitas kita, kita lihat karya-karya dosen dan mahasiswa dalam dua bulan terakhir ini luar biasa sekali, publikasinya juga begitu meningkat dahsyat sekali selama pandemi ini, ini harus kita pertahankan sebagai energi positif, energi kreatif, kita tunjukkan kita bisa berjaya dengan cara bergotong-royong kita bisa mengatasi pandemi ini bersama-sama," kata Nizam, dalam keterangannya, Sabtu .

Lebih lanjut Nizam menjelaskan, dalam menuju normal baru, penggunaan teknologi pembelajaran akan membuka cakrawala baru pendidikan tinggi ke depan. Ia mengatakan, daring memperkaya pembelajaran tapi tidak dapat menggantikan keseluruhan pendidikan. “Kita semua tahu saat ini sedang tertekan secara ekonomi, sosial, maupun secara kesehatan, inilah saatnya kita bergandengan tangan, energi positif dan kreatif ini harus kita pertahankan bukannya kita rongrong sendiri dan malah kita menjadi temannya Covid-19," kata dia.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Cak Imin Salurkan Sembako Untuk Warga Kurang Mampu di SikkaCak Imin Salurkan Sembako Untuk Warga Kurang Mampu di SikkaBantuan dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar langsung diperuntukan bagi warga kurang mampu yang ada di wilayah Kelurahan Wairotang, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Baca lebih lajut »

Peneliti Kaji Antioksidan Lalat untuk Pengobatan Kurang TidurPeneliti Kaji Antioksidan Lalat untuk Pengobatan Kurang TidurPenelitian itu diharapkan dapat menawarkan petunjuk tentang cara mengobati kurang tidur pada manusia.
Baca lebih lajut »

Pandemi Buat Aktivitas Anak Main |em|Game Online|/em| Berkurang |Republika OnlinePandemi Buat Aktivitas Anak Main |em|Game Online|/em| Berkurang |Republika OnlineSurvei menunjukkan selama pandemi aktivitas anak bermain game online menurun
Baca lebih lajut »

Brasil Larang Polisi Serang Permukiman Kumuh Saat Pandemi |Republika OnlineBrasil Larang Polisi Serang Permukiman Kumuh Saat Pandemi |Republika OnlineMahkamah Agung Brasil melarang serangan polisi di permukiman kumuh (favela)
Baca lebih lajut »

Pandemi Ketidakpatuhan Sipil |Republika OnlinePandemi Ketidakpatuhan Sipil |Republika OnlineSemakin dilarang seseorang, justru akan semakin melawan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-01 00:23:31