Pandemi Picu Kekerasan Anak dan Perempuan di Tangsel Naik |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Pandemi Picu Kekerasan Anak dan Perempuan di Tangsel Naik |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 37 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 63%

Ada 89 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan pada Januari hingga Juli 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Tangerang Selatan mencatat, ada 89 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. Angka tersebut merupakan akumulasi pada Januari hingga Juli 2021.

Menurut dia, angka tertinggi kekerasan terhadap anak dan perempuan tercatat terjadi pada April 2021 sebanyak 23 kasus. Tri menyebut, mayoritas kekerasan yang terjadi meliputi seksual dan psikis. Kasus tersebut terjadi di berbagai wilayah di Kota Tangsel. Tri menjelaskan, data kekerasan anak dan perempuan tersebut merupakan kumpulan dari berbagai referensi. Di antaranya, rujukan dari kepolisian, Komnas HAM, Komisi Perlindungan Anak Indonesia , dan lembaga masyarakat, serta sejumlah laporan yang masuk ke UPTD P2TP2A Kota Tangsel.

"Biasanya yang mengadu kita minta cerita kronologisnya, sesudah tahu kita tindaklanjuti, kita datangi korban ataupun keluarga korban, baru kita fasilitasi,” tutur Tri.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ada Potensi 1 Juta Kasus Infeksi tak Terdeteksi |Republika OnlineAda Potensi 1 Juta Kasus Infeksi tak Terdeteksi |Republika OnlineSebagian besar kasus infeksi Covid-19 yang tak terdeteksi itu, berpotensi sembuh send
Baca lebih lajut »

Update Corona DKI Jakarta: Ada Tambahan 2.008 Kasus Covid-19 Hari IniUpdate Corona DKI Jakarta: Ada Tambahan 2.008 Kasus Covid-19 Hari IniJumlah 2.008 kasus Covid-19 itu didapat dari hasil tes swab PCR yang dilakukan terhadap 19.722 orang untuk mendiagnosis kasus baru.
Baca lebih lajut »

Epidemiolog: Ada Potensi 1 Juta Kasus tak Terdeteksi |Republika OnlineEpidemiolog: Ada Potensi 1 Juta Kasus tak Terdeteksi |Republika OnlineAngka kematian masih belum menggambarkan kasus keseluruhannya.
Baca lebih lajut »

DKI soal Temuan BPK: Tak Ada Pemborosan Belanja Rapid TestDKI soal Temuan BPK: Tak Ada Pemborosan Belanja Rapid TestDinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta akan menindaklanjuti temuan BPK terkait pengadaan rapid test antigen dan masker N95.
Baca lebih lajut »

Tak Ada Lagi Messi di Sesi Latihan BarcelonaTak Ada Lagi Messi di Sesi Latihan BarcelonaHari-hari Barcelona tanpa Lionel Messi akhirnya terjadi. Tak ada lagi sosok La Pulga di sesi latihan Blaugrana.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 21:59:01