Polres Bima menangkap delapan orang remaja yang diduga melakukan aksi pemanahan terhadap seorang pelajar SMP inisial SS (15)
), menangkap delapan orang remaja yang diduga melakukan aksi pemanahan terhadap seorang pelajar SMP inisial SS . Mereka ditangkap pada Rabu pukul 21.15 Wita.
Masdidin mengatakan, saat dalam perjalanan membeli nasi goreng, SS tiba-tiba merasakan sakit di pinggangnya. "Korban harus dioperasi baru bisa mengeluarkan anak panah yang menancap di bagian pinggang," ujarnya.Merujuk pada keterangan korban dan sejumlah saksi, Tim Puma langsung melakukan penyelidikan dan tak lama terungkap pelakunya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Disergap Tim Cobra, Bandar Narkoba di Bima PasrahSeorang bandar narkoba bernama Sukman Baharudin alias Gester Bima, pasrah saat dibekuk Tim Cobra Bravo Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat...
Baca lebih lajut »
Ngeri, Pelajar SMP di Parung Tewas Dikeroyok dan Disayat Usai Nonton FutsalAksi keji dilakukan Alumni SMP Yapia Bogor, yang mengkeroyok seorang siswa SMP 1 Parung, berinisial TN (15 tahun) hingga tewas dengan luka sayatan senjata tajam.
Baca lebih lajut »
Tragis, Balita 2,5 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai di BimaBalita 2,5 tahun di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal setelah terseret arus sungai saat sedang asyik mandi bersama temannya. via: detikbali_
Baca lebih lajut »
Siswi SMP yang Dihamili Guru SD di Wonogiri Alami Trauma dan Depresi BeratSiswi SMP asal Kismantoro, Wonogiri, yang menjadi korban pencabulan dan dihamili oleh guru SD mengalami trauma dan depresi berat.
Baca lebih lajut »
Kasek Pastikan Siswi SMP yang Dihamili Guru SD di Wonogiri Tak akan DikeluarkanKepala seolah tempat siswi korban pencabulan dan dihamili guru SD menempuh pendidikan di Wonogiri memastikan tidak akan mengeluarkan siswi tersebut.
Baca lebih lajut »
Siswi SMP di Kuansing Buang Bayi, Dua Pacarnya Jadi TersangkaKasus penemuan mayat bayi di kawasan perkemahan besar Pramuka Pangean Scout Camp V, Bumi Jai Jai Raok, Kabupaten Kuansing, Riau, akhirnya terkuak.
Baca lebih lajut »