Terdakwa Teddy Minahasa membeberkan sejumlah prestasinya selama menjadi bagian korps Polri.
Dirinya juga menyinggung jabatan yang diraihnya bukan dari cara kolusi dan nepotisme.
"Maknanya adalah bahwa saya turut memajukan institusi Polri serta berdinas selama 25 tahun berturut-turut tanpa cacat artinya tidak pernah saya melakukan pelanggaran disiplin etik maupun tindak pidana majelis hakim yang mulia," ujar Teddy. Ia klaim bahwa jabatan yang dia raih selama berkarir di Polri terlalu gampang dirusak hanya karena uang Rp300 Juta.
"Perjuangan saya untuk pencapaian karir tersebut apakah mungkin saya akan merusak dan menghancurkannya hanya demi uang 300 juta rupiah," ungkap Teddy.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Teddy Minahasa Pamer Prestasi Selama di Polri: Saya Terima Tanpa Kolusi dan Nepotisme | merdeka.comPencapaian selama berkarir sebagai polisi diungkapkan Teddy saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi terkait perkara narkoba yang menjeratnya di ruang sidang utama PN Jakarta Barat. Pleidoi itu diberi judul 'Sebuah Industri Hukum dan Konspirasi'.
Baca lebih lajut »
Sampaikan Pembelaan, Teddy Minahasa Pamer Prestasi, Mengaku Tak Pernah Kolusi dan NepotismeTeddy menerangkan, dia sadar bukan berasal dari keluarga pejabat bukan dari kalangan mampu ataupun bukan anak Jenderal. Karena itu, dia mengaku sangat bertekad menjadi polisi yang baik.
Baca lebih lajut »
Bacakan Pledoi, Teddy Minahasa Pamerkan Sejumlah Pencapaiannya saat Menjadi Anggota PolriMantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Teddy Minahasa membeberkan sejumlah hasil pencapaiannya ketika bergabung di institusi Bhayangkara saat membacakan nota pledoi atau nota pembelaan dirinya atas vonis perkara peredaran narkoba.
Baca lebih lajut »
Ahli Psikologi Forensik Sebut Teddy Minahasa Jadi Target KriminalisasiTeddy diduga memerintahkan AKBP Doddy Prawiranegara (DP), selaku Kapolres Bukittinggi, untuk menukar sabu sebanyak lima kilogram dengan tawas.
Baca lebih lajut »
Jaksa Tolak Nota Pembelaan Anak Buah Teddy Minahasa, AKBP Dody PrawiranegaraJaksa Penuntut Umum (JPU) menolak seluruh nota pembelaan atau pleidoi anak buah Teddy Minahasa, AKBP Dody Prawiranegara. Nota penolakan itu dibacakan jaksa dalam agenda sidang duplik perkara peredaran narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (12/4/2023).
Baca lebih lajut »