Pakar keamanan siber menilai perlunya aplikasi khusus pada pedulilindungi.id untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi masyarakat.
Namun, di sisi lain, Pratama memandang perlu aturan yang jelas agar tidak menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Misalnya, terkait dengan scan pada QR"Hal ini menjadi penting karena begitudilakukan scan, akan muncul data pribadi masyarakat, seperti nama, nomor induk kependudukan , dan nomor telepon. Hal ini yang dikhawatirkan menjadi pintu masuk kejahatan," kata dosen pascasarjana pada Sekolah Tinggi Intelijen Negara ini.
Oleh karena itu, perlu arahan lebih detil dari pemerintah dan Satgas Covid-19. Hal ini, kata Pratama, bisa dimengerti bila yang melakukan scan adalah aparat dan petugas, seperti polisi, tentara, satgas Covid-19, maupun tenaga kesehatan yang membantu vaksinasi maupun tracing. "Akan tetapi, bila yang melakukan scan pihak lain, dikhawatirkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, misalnya mengumpulkan nomor seluler dan data dari berbagai pihak," kata pria asal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini.Hanya nama, NIK, dan nomor seluler, menurut Pratama, pencarian data selanjutnya bisa ditambahkan dari beberapa sumber kebocoran data, seperti kebocoran data Tokopedia yang ada lebih dari 91 juta data penduduk yang valid beserta alamat.
Menurut Pratama, yang paling bisa dilakukan salah satunya adalah pengecekan keluar masuk mal, bandara, maupun stasiun langsung melihat pada aplikasi pedulilindungi.id yang diinstal oleh masyarakat. "Bila perlu, disertai dengan menunjukkan KTP. Dari sini seharusnya petugas keamanan mal, misalnya, sudah bisa melakukan verifikasi," kata menjelaskan.Dikatakan pula aplikasi pedulilindungi.id adalah ujung tombak aktivitas masyarakat di tengah pandemi. Dengan demikian, performa, keamanan dan fleksibilitasnya harus benar-benar dijaga.lokasi. Masalahnya, saat buka aplikasi tersebut, otomatis lokasi diaktifkan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perlu Data Akurat Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19Pandemi Covid-19 merenggut kebahagiaan sejumlah anak di Tanah Air. Mereka mendadak menjadi yatim atau piatu, bahkan yatim piatu, karena orangtua mereka meninggal setelah terkena Covid-19. Dikbud AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Anies Akui Perlu Usaha Ekstra untuk Pastikan Semua Warga Jakarta DivaksinGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui perlu usaha ekstra untuk memastikan semua warga Jakarta bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Pakar Kesehatan: Jangan Konsumsi Vitamin D SembaranganVitamin memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan imunitas tubuh, salah satunya vitamin D.
Baca lebih lajut »
AS Beri Non-Nakes Vaksin Booster, Pakar: Cepat atau Lambat, Semua Pasti ButuhAS tengah mempersiapkan pemberian vaksin COVID-19 Pfizer dan Moderna sebagai booster atau dosis ke-3 untuk masyarakat umum. Perlukah non-nakes dapat booster?
Baca lebih lajut »
Publik Nilai Kinerja Kejagung Buruk, Pakar Hukum Soroti Potensi Kejahatan Ganda di Penyitaan Aset Jiwasraya-AsabriHasil survei KedaiKOPI menunjukkan buruknya kinerja Kejaksaan Agung di mata masyrakat, termasuk dalam menangani kasus Jiwasraya-Asabri korupsiAsabri
Baca lebih lajut »