Pakar PBB: Iran Melakukan Kejahatan Terhadap Kemanusiaan |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Pakar PBB: Iran Melakukan Kejahatan Terhadap Kemanusiaan |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 25 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 63%

Iran dilanda unjuk rasa sejak kasus Mahsa Amini yang meninggal saat ditahanan polisi.

Pelapor Khusus PBB untuk Iran, Javaid Rehman mengatakan ia memiliki bukti Amini tewas"karena dipukuli polisi moral". Koroner pemerintah Iran mengatakan ia meninggal karena kondisi kesehatan bukan karena pukulan di kepala dan tubuhnya.

Di Dewan HAM, Duta Besar Iran Ali Bahreini mengatakan tuduhan itu khalayan dan Iran incar sebagai sasaran di dewan itu."Mereka mencoba menggambarkan imajinasi mereka sebagai kenyataan situasi di Iran," katanya. "Anak-anak yang dibebaskan menceritakan pelecehan seksual, ancaman pemerkosaan, pencambukan, penyetruman, dan bagaimana kepala mereka ditahan di bawah air, bagaimana lengan atau leher mereka digantung dengan syal," kata Rehman dalam pidatonya, Senin .

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Keluarga Mahsa Amini Ingin Pemimpin Iran DituntutKeluarga Mahsa Amini Ingin Pemimpin Iran DituntutKeluarga Mahsa Amini, yang kematiannya memicu protes berbulan-bulan di Iran, mengatakan, pemimpin Iran harus bertanggung jawab atas kejahatan terhadap kemanusiaan dan bahwa mereka menginginkan kasus mereka digelar di pengadilan internasional. Erfaz Mortezaei, sepupu Amini, mengatakan kepada...
Baca lebih lajut »

Saudi-Iran Kian Cair, Raja Salman Undang Presiden Iran ke Riyadh |Republika OnlineSaudi-Iran Kian Cair, Raja Salman Undang Presiden Iran ke Riyadh |Republika OnlinePresiden Ibrahim Raisi menyambut undangan Raja Salman.
Baca lebih lajut »

Irak dan Iran Sepakat Memperketat Keamanan PerbatasanIrak dan Iran Sepakat Memperketat Keamanan PerbatasanIrak dan Iran menandatangani perjanjian keamanan untuk mengatasi ancaman dari kelompok bersenjata Kurdi yang dituding bekerja sama dengan Israel.
Baca lebih lajut »

Sempat Bergulir Wacana Restorative Justice Dalam Kasus Mario Dandy, Pakar: Kemana Hati Nurani?Sempat Bergulir Wacana Restorative Justice Dalam Kasus Mario Dandy, Pakar: Kemana Hati Nurani?'Kok bisa Kejaksaan sampai punya pemikiran untuk menawarkan opsi restorative justice tersebut kepada keluarga David, kemana hati nurani mereka?'
Baca lebih lajut »

Pakar Sebut Restorative Justice Tidak Cocok Diterapkan dalam Kasus Penganiayaan DavidPakar Sebut Restorative Justice Tidak Cocok Diterapkan dalam Kasus Penganiayaan DavidPakar menyebut keadilan restoratif atau Restorative Justice di Indonesia hanya dapat diterapkan terhadap tindak pidana ringan.
Baca lebih lajut »

Ramai soal Bentak Anak Bisa Bunuh Miliaran Sel Otak, Kata Pakar Sih BeginiRamai soal Bentak Anak Bisa Bunuh Miliaran Sel Otak, Kata Pakar Sih BeginiViral video di TikTok bahwa miliaran sel otak mati saat orang tua membentak dan memukul anak. Benarkah hal tersebut? Begini penjelasan pakar.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 12:10:55