Kondisi itu mengakibatkan kapasitas air menjadi lebih sedikit.
REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pakar Lingkungan dari Universitas Sebelas Maret Surakarta Prof Prabang Setyono menyoroti penyebab banjir diSalah satunya ketika pintu air di Waduk Gajah Mungkur dibuka debit air di Bengawan Solo meluap. Apalagi, katanya, sedimentasi di Bengawan Solo sudah dalam klasifikasi sangat berat, sehingga kapasitas air menjadi lebih sedikit.daerah cekungan," katanya.
Penyebab kedua, yakni intensitas hujan yang tinggi dengan durasi lama juga berdampak pada kejadian banjir tersebut. Ia mengatakan resapan air di Solo belum optimal, karena ruang terbuka hijau tinggal kurang lebih 10 persen. "Harusnya RTH 30 persen. Sedangkan penyebab ketiga adalah ada anak sungai yang mengalir dari Bengawan Solo, ada Kali Pepe dan Premulung. Hulunya dari Boyolali dan saat ituSementara itu, ia juga menyoroti mengenai keberadaan bangunan di bantaran sungai. Solo merupakan kota yang sudah berusia tua, sehingga rencana tata ruang wilayah tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya .bagaimana bantaran sungai 10 meter nggak boleh ada bangunan. Ini kalah, lebih dulu bangunannya," katanya.
Mengenai pemeliharaan sungai dan bantaran yang tidak diperbolehkan dibangun, menurut dia, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo punya peran penting sebagai"Namun harus tetap kolaboratif, duduk bersama. BBWS itu untuk urusan sungainya, kalau RTRW dengan DPUPR," ungkapnya. Kota Solo diterjang banjir pada Kamis atau tepat sepekan yang lalu. Sebanyak 21.846 jiwa terdampak dan 4.440 jiwa mengungsi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemkot Surabaya Klaim Kondisi Siswa Korban Pencabulan Guru MI StabilPemkot Surabaya sebut kondisi korban dugaan pencabulan oleh guru MI dalam kondisi stabil
Baca lebih lajut »
Tokopedia Dukung Bisnis UMKM Ramah Lingkungan Asal Bandung & BaliHari Peduli Sampah Nasional, Tokopedia berupaya menciptakan ekosistem bisnis ramah lingkungan melalui gerakan 'Tokopedia Hijau'.
Baca lebih lajut »
Pakar hukum udara sebut negara wajib lindungi pilot Susi AirMenurut pakar hukum udara, negara wajib melindungi pilot Susi Air Philips Mark Methrtens karena Philips merupakan warga sipil yang tak memiliki hubungan dengan konflik tersebut.
Baca lebih lajut »
Elektabilitas Prabowo Masih Moncer di Survei, Pakar Analisa Faktor PemicunyaSurvei Litbang Kompas menyampaikan elektabilitas Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto naik tipis dibandingkan jajak pendapat sebelumnya.
Baca lebih lajut »
Jokowi minta pembangunan infrastruktur IKN harus perhatikan lingkungan'Karena konsep yang ingin kita hadirkan di Ibu Kota Nusantara adalah konsep lingkungan, sehingga sekecil apa pun yang berkaitan dengan lingkungan, itu harus diperhatikan,' kata Jokowi. IKNNusantara
Baca lebih lajut »
Eliezer Ditempatkan di Yanma Polri, Ini Pandangan PakarGuru Besar Universitas Bhayangkara mengaku merasa kasihan terhadap Bharada Eliezer terkait putusan sanksi demosi selama satu tahun.
Baca lebih lajut »