Pakar gizi: Konsumsi nasi dan mie berlebih dapat naikkan gula darah

Indonesia Berita Berita

Pakar gizi: Konsumsi nasi dan mie berlebih dapat naikkan gula darah
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 26 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 78%

Pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr. Rimbawan mengatakan bahwa mengonsumsi makanan sumber karbohidrat seperti nasi dan mie dalam jumlah ...

Jakarta - Pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor Dr. Rimbawan mengatakan bahwa mengonsumsi makanan sumber karbohidrat seperti nasi dan mie dalam jumlah berlebihan dapat menaikkan kadar gula darah sehingga perlu dibatasi.

Diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia telah menganjurkan bahwa konsumsi karbohidrat sebaiknya berkisar 45-65 persen dari total kalori yang didapatkan setiap hari.Tak hanya konsumsi makanan sumber karbohidrat, Rimbawan juga mengingatkan untuk mulai mengurangi konsumsi minuman berpemanis. Ia mengatakan, konsumsi gula sebaiknya tidak lebih dari 50 gram atau empat sendok makan setiap harinya.

Untuk itu, Rimbawan mengatakan, perlu edukasi sedari kecil bahwa tidak semua makanan harus diberikan gula.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pakar: Konsumsi ikan yang cukup pada ibu hamil bisa cegah stuntingPakar: Konsumsi ikan yang cukup pada ibu hamil bisa cegah stuntingGuru Besar Ilmu Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Hardinsyah mengatakan bahwa konsumsi ikan dengan jumlah yang cukup pada ibu hamil dapat ...
Baca lebih lajut »

Institut Kesehatan Helvetia Edukasi Pemanfaatan Bahan Alam sebagai ObatInstitut Kesehatan Helvetia Edukasi Pemanfaatan Bahan Alam sebagai ObatUntuk mewujudkan penggunaan obat rasional, masyarakat harus mengetahui cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar sehingga terwujud peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Baca lebih lajut »

Sejumlah Sekolah di AS Ubah Menu Makan Siang dengan Manfaatkan Pertanian LokalSejumlah Sekolah di AS Ubah Menu Makan Siang dengan Manfaatkan Pertanian LokalSemakin banyak sekolah di Amerika berusaha mengubah menu makan siang bagi para pelajar mereka. Kafetaria-kafetaria mereka menyajikan makanan hasil olahan langsung di dapur dengan memanfaatkan berbagai bahan organik dari pertanian setempat.
Baca lebih lajut »

Dugaan Kementerian Pertanian Manipulasi Data Food Estate, Komisi IV DPR RI Bentuk PanjaDugaan Kementerian Pertanian Manipulasi Data Food Estate, Komisi IV DPR RI Bentuk PanjaKetua Komisi IV DPR RI Sudin menyatakan tidak ada program Food Estate yang palsu. Namun, ia menegaskan data-data soal program Food Estate diduga dimanipulasi atau di-mark up oleh Kementerian Pertanian.
Baca lebih lajut »

Harga Gabah di Sragen Tembus Rp6.000/Kg, Tertinggi Sepanjang Sejarah PertanianHarga Gabah di Sragen Tembus Rp6.000/Kg, Tertinggi Sepanjang Sejarah PertanianHarga gabah kering panen (GKP) di hamparan sawah Mbah Ageng Plumbungan, Karangmalang, Sragen, tembus Rp6.000 per kg, Rabu (25/1/2023).
Baca lebih lajut »

Mentan SYL Sebut Sektor Pertanian Berkontribusi Besar Bagi IndonesiaMentan SYL Sebut Sektor Pertanian Berkontribusi Besar Bagi IndonesiaMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa sektor pertanian telah memberikan kontribusi yang besar bagi Indonesia dalam tiga tahun terakhir.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 07:10:27