Warga telah membuka pagar yang dipasang sebelumnya di area sirkuit MotoGP sehingga membuat pengerjaan sirkuit sedikit tersendat.
Alus Damiaha selaku anggota Badan Pemusyawaratan Desa Desa Kuta menyebutkan, pemagaran yang dilakukan oleh warga pada Senin lalu telah dibuka masyarakat karena mendapat pertanggung jawaban dari pihak Pemda Lombok Tengah yang akan menangani persoalan lahan.
“Kemarin kamis yang menemui kami itu ada pak bupati, Sekda, dan mereka sudah bertanggung jawab terhadap persoalan lahan ini,” ungkap Alus.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tanggapan ITDC Terkait Aksi Pemagaran di Area Sirkuit MotoGP di LombokArea Sirkuit MotoGP Mandalika dipagari warga yang protes.
Baca lebih lajut »
Warga Terserang ISPA, Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam di RiauLayanan kesehatan melalui posko dan Puskesmas dibuka untuk menangani masyarakat yang terdampak asap.
Baca lebih lajut »
Memberdayakan Warga Desa Lewat Tanaman Obat OrganikDengan bercocok tanam seperti itu, bisa menambah penghasilan masyarakat di desa tersebut. Bahkan per minggu bisa menghasilkan Rp200 ribu per orang.
Baca lebih lajut »
8.000 lebih warga mengungsi dari Wamena ke JayapuraSebanyak 8.051 warga tercatat telah mengungsi dari Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, ke Jayapura semenjak kerusuhan terjadi di Wamena pada 23 ...
Baca lebih lajut »
40 Warga Kota/Kabupaten Probolinggo Pulang dari WamenaSebanyak 40 warga Kota/Kabupaten Probolinggo pulang dari Wamena, Papua pada Rabu (2/10) malam. Sebelumnya mereka bertahan di pengungsian pascakerusuhan. Wamena KerusuhanWamena
Baca lebih lajut »
ACT Malang tampung empat warga Aceh Tenggara korban kerusuhan WamenaLembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyatakan bahwa sebanyak empat warga Aceh Tenggara, Provinsi Aceh yang menjadi korban kerusuhan yang terjadi di ...
Baca lebih lajut »