Orang-orang Kuba Melepas Penat Covid-19 dengan Bermain Burung Merpati TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta - Orang-orang ibu kota Kuba melepas penat dari pandemi Covid-19 dengan memelihara burung merpati.Dari sebuah bangunan yang menghadap ke tepi pantai Malecon yang ikonis di Havana, pemilik burung merpati keluar dari jendela, mengamati dengan saksama burung abu-abunya terbang.Karena sebagian besar tinggal di dalam rumah sejak wabah Covid-19 terburuk melanda pada Maret tahun lalu, orang Kuba semakin membiakkan merpati sebagai bentuk pelarian.
Undang-Undang Kesejahteraan Hewan yang baru disahkan menyatakan tidak ada batasan untuk membiakkan burung selama persyaratan higienis, sanitasi, dan kesejahteraan yang dibutuhkan spesies tersebut terpenuhi, menurut Kementerian Pertanian Kuba.Burung merpati juga dijual di pasar dan digunakan dalam upacara Santeria. Para pendeta dari agama Afro-Kuba yang dipenuhi ritual mengatakan merpati sangat diminati oleh klien mereka.