Opini: Volatilitas Rupiah & Konsep Impossible Trinity

Indonesia Berita Berita

Opini: Volatilitas Rupiah & Konsep Impossible Trinity
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 54 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 59%

Menjamin kestabilan nilai tukar dan kebebasan arus modal, tetapi menghilangkan independensi kebijakan moneter menjadi pilihan penting.

Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat merupakan bad news bagi Emerging Market Economies . Ini menyebabkan tingginya beban utang, terjadinya ca­pital outflow di mana investor mengalihkan inves­­tasinya ke aset ke­uang­an AS, depresiasi nilai tukar, dan potensi krisis keuangan EMEs.

Ekonom senior Harvard Kennedy School dan mantan Menteri Keuangan AS Larry Summers mendukung langkah agresif The Fed menaikkan FFR untuk menekan inflasi menuju 2 persen dalam 2 tahun ke depan. Langkah agresif dipilih meskipun trade off-nya pengangguran akan naik menjadi 4,4 persen dari saat ini 3,5 persen.

Kenaikan FFR membuat US treasury yield berjangka 10 tahun ikut naik. Terjadi capital outflow dari EMEs, termasuk Indonesia ke pasar keuangan AS. Impossible TrinityRobert Mundell dan Marcus Flemming pada 1960-an memperkenalkan konsep impossible trinity atau Mundell-Flemming trilemma yang mendasari pilihan kebijakan moneter internasional suatu negara. Konsep ini menjelaskan hubungan antara kestabilan nilai tukar, kebebasan arus modal, dan independensi kebijakan moneter.

Kedua, menjamin kestabilan nilai tukar dan kebebasan arus modal, tetapi menghilangkan independensi kebijakan moneter. Ketiga, menjamin kestabilan nilai tukar, dan independensi kebijakan moneter dalam rezim capital control, pengawasan lalu lintas devisa yang ketat.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Dolar AS Babak Belur, Rupiah Siap Menguat 3 Hari Beruntun!Dolar AS Babak Belur, Rupiah Siap Menguat 3 Hari Beruntun!Nilai tukar rupiah sukses menguat dua hari beruntun melawan dolar Amerika Serikat (AS) Selasa kemarin
Baca lebih lajut »

Rupiah merosot, pasar pantau rilis data inflasi ASRupiah merosot, pasar pantau rilis data inflasi ASNilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi melemah jelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS). Rupiah pagi ini ...
Baca lebih lajut »

Tarik Tambang Tiket Anies | Opini TempoTarik Tambang Tiket Anies | Opini TempoSementara Ganjar Pranowo tak kunjung mendapatkan tiket pemilihan umum, Anies Baswedan terancam gagal menjadi calon presiden 2024.
Baca lebih lajut »

Opini: Kobarkan Obor Resiliensi Ekonomi DaerahOpini: Kobarkan Obor Resiliensi Ekonomi DaerahInvestasi merupakan motor penggerak roda ekonomi. Investasi pada sektor pendukung kelancaran transaksi ekonomi akan meningkatkan daya saing pelaku ekonomi.
Baca lebih lajut »

Honda Debut Mobil Listrik Konsep e:N2 di TiongkokHonda Debut Mobil Listrik Konsep e:N2 di TiongkokHonda e: N2 Concept dibuat dengan menggabungkan unsur sensasi berkendara yang maksimal dengan perasaan antara pengemudi yang menyatu dengan kendaraannya.
Baca lebih lajut »

Berdayakan 100 MBR, Hasto Puji Konsep Rumah Padat Karya SurabayaBerdayakan 100 MBR, Hasto Puji Konsep Rumah Padat Karya SurabayaSekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto puji Rumah Padat Karya (RPK) Viaduct bernuansa rumah kuno di Jalan Nias, Surabaya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 19:01:22