Harga saham operator thrift store Savers Value Village sempat melejit 37,6 persen saat perdagangan hari pertama.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Operator toko barang bekas atau thrift store Savers Value Village mencatatkan valuasi hampir US$4 miliar dalam initial public offering atau IPO di bursa Wall Street.
Harga saham SVV saat IPO tercatat di US$18 per lembar. Pasar merespons positif perdagangan hari pertama saham itu sehingga harganya melejit. Berdasarkan pergerakan saham itu, Savers Value Village memperoleh valuasi hampir US$4 miliar dapat perdagangan hari pertamanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Zulhas Tinjau Pasar di Lampung: Harga Bapok Masih di Bawah Harga AcuanMendag Zulkifli Hasan mengatakan harga barang kebutuhan pokok di Pasar Kalianda terpantau stabil.
Baca lebih lajut »
Jokowi Kaget Harga Daging Ayam Tembus Rp50 Ribu, Perindo Minta Bapanas Kendalikan HargaJokowi kaget mengetahui harga daging ayam mencapai Rp50 ribu per kg. Jokowi mengetahui hal tersebut saat blusukan memantau harga bahan pokok di Pasar Palmerah. Sindonews news .
Baca lebih lajut »
China akan naikkan harga bensin dan solarChina akan menaikkan harga eceran bensin dan solar mulai Kamis (29/6) berdasarkan kenaikan harga minyak internasional baru-baru ini. Harga bensin dan solar ...
Baca lebih lajut »
Pedagang Berkomitmen Redenominasi Tak Bikin Harga Jual NaikDi tengah menguatnya isu redenominasi, pedagang memastikan tak akan membuat harga-harga barang jualannya naik seketika, karena asal-asalan membulatkan harga.
Baca lebih lajut »
Turunnya Harga Batu Bara Himpit Saham PTBA dan ADRO, Kemana Bergerak?Penurunan harga batu bara ikut menghimpit pergerakan saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA).
Baca lebih lajut »
Grup Akseleran (AKSL) Siap IPO, Pasang Harga Rp100-Rp120 per SahamAkselerasi Usaha Indonesia (AKSL) yang membawahi perusahaan P2P Lending Akseleran berencana IPO dengan potensi dana hingga Rp358,61 miliar
Baca lebih lajut »